Kelompok Peternak Kambing Mendho Joyo
Yatmo, Ketua Kelompok Peternak Kambing Mendho Joyo.(BahteraJateng)

Harga Kambing Turun, Peternak Kambing di Blora Resah

BLORA[BahteraJateng] – Sejumlah peternak kambing di Kabupaten Blora mengeluhkan turunnya harga jual kambing di pasaran. Penurunan harga yang mencapai sekitar 20 persen ini membuat para peternak kesulitan menutup biaya pakan yang justru mengalami kenaikan.

Yatmo, peternak asal Dusun Balongan, Desa Jiken, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora mengatakan harga kambing jenis Jawarandu yang sebelumnya mencapai Rp2,5 juta kini hanya dihargai sekitar Rp2 juta per ekor. Ia menilai kondisi tersebut disebabkan oleh sepinya aktivitas di pasar hewan lokal.


“Dari pengamatan saya dan informasi dari pedagang kambing, penurunan harga ini karena sepinya pasar. Sementara itu, harga suplemen pakan ternak justru naik lebih dari 20 persen,” kata Yatmo yang juga Ketua Kelompok Peternak Kambing Mendho Joyo kepada BahteraJateng, Kamis (30/10).

Menurutnya, kenaikan harga pakan dan turunnya harga jual membuat nilai ekonomis usaha ternak kambing tidak lagi seimbang.

“Ibarat timbangan, beban keduanya tidak seimbang. Peternak jadi serba sulit,” ujarnya.

Kondisi serupa dialami Kusnan, peternak lain dari Dusun Kalitengah, Desa Jiken. Ia mengaku terpaksa mengurangi penggunaan suplemen pakan dan menggantinya dengan pakan hijauan hasil ngarit.

“Karena harga kambing belum naik, suplemen saya kurangi dan diganti pakan hijauan. Tapi kalau hujan turun, cari hijauan juga susah,” tuturnya.

Baik Yatmo maupun Kusnan berharap harga kambing dapat segera kembali stabil.

“Kalau tidak terdesak kebutuhan hidup, banyak peternak memilih menahan diri untuk tidak menjual kambing dulu. Semoga harga segera normal agar peternak bisa menikmati hasil jerih payahnya,” pungkas Yatmo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *