Petani Rembang
Pemkab Rembang menggandeng Brigade Pangan untuk membantu petani mengoptimalkan lahan, khususnya pada musim tanam (MT) 2 dan 3.(Dok Dinkominfo Rembang)

Brigade Pangan Bantu Petani Rembang Optimalkan Lahan

REMBANG[BahteraJateng] – Pemerintah Kabupaten (Rembang melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) terus berupaya menjaga stabilitas produksi pangan dengan menggandeng Brigade Pangan untuk membantu petani mengoptimalkan lahan, khususnya pada musim tanam (MT) 2 dan 3.

Kepala Dintanpan Rembang, Agus Iwan Haswanto, mengatakan Brigade Pangan merupakan program Kementerian Pertanian yang melibatkan petani milenial guna memperkuat ketahanan pangan.


“Tugas Brigade Pangan memastikan produksi pangan tetap aman dalam kategori swasembada. Tantangan terbesar ada di MT 2 dan MT 3 karena kekurangan air, sehingga petani tidak berani menanam. Di situlah peran Brigade Pangan membantu optimalisasi lahan,” ujarnya pada Selasa (13/1).

Agus Iwan menjelaskan, selama ini sebagian besar petani di Rembang mengurangi aktivitas tanam pada MT 2 dan 3 akibat keterbatasan ketersediaan air.


Divisi Pembibitan dan Operator Brigade Pangan Wilayah Tengah, Muhamad Winardi, menyebut Brigade Pangan terbagi dalam tiga wilayah kerja, yaitu barat, tengah, dan timur, dengan masing-masing diperkuat 15 personel yang mayoritas merupakan petani muda.

Menurutnya, terdapat dua skema layanan yang dapat dimanfaatkan petani. Pertama, lahan dikelola penuh oleh Brigade Pangan tanpa biaya awal dengan pembagian hasil panen 30 persen untuk pemilik lahan. Kedua, petani dapat memilih layanan tertentu dengan biaya lebih efisien dibandingkan pengolahan mandiri.

“Pada MT 1 tahun ini, permintaan layanan meningkat, terutama untuk penyediaan bibit dan penanaman. Dalam 15 hari ke depan, kami akan mendampingi petani di Mondoteko,” pungkasnya.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *