Dewan Apresiasi Pemkot Semarang Gelar 240 Titik Operasi Pasar Jelang Lebaran
SEMARANG[BahteraJateng] – Anggota DPRD Kota Semarang, Mararas Apuwara, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri dengan rencana menggelar 240 titik operasi pasar.
Menurut Mararas, upaya tersebut menjadi langkah positif untuk menekan potensi kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang Lebaran. Ia menilai program pasar murah akan sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Langkah ini perlu diapresiasi, apalagi adanya rencana 240 titik pasar murah sampai sebelum Lebaran. Hal ini bisa menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujar anggota Komisi B DPRD Kota Semarang tersebut, belum lama ini.
Politikus Partai Golkar tersebut menambahkan, pelaksanaan operasi pasar diharapkan dilakukan secara tepat sasaran, efektif, dan efisien agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Selain membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, Mararas menilai kegiatan tersebut juga dapat menjadi stimulus untuk menghidupkan kembali aktivitas di pasar tradisional.
“Dengan dilaksanakan di pasar tradisional, ini bisa menjadi stimulus untuk meramaikan pasar yang belakangan agak lesu. Sehingga seluruh warga Kota Semarang dapat merasakan manfaat pasar murah tersebut,” jelasnya.
Sebelumnya, Pemkot Semarang telah melakukan intervensi pasar melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) serta Pasar Pangan Murah (Pak Rahman) yang digelar pekan lalu di wilayah Semarang Barat dan Mijen.
Sesuai arahan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, operasi pasar akan diperbanyak hingga mencapai 240 titik menjelang Lebaran.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Endang Sarwiningsih, memastikan pelaksanaan operasi pasar seperti Pak Rahman maupun Kempling Semar akan digelar secara tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.
“Biasanya kita menjadwalkan sesuai permintaan masyarakat. Sesuai arahan, jumlahnya akan kita perbanyak karena permintaan yang masuk cukup banyak,” ujarnya.
Ia menjelaskan operasi pasar umumnya digelar di wilayah yang jauh dari pasar, mengalami keterbatasan komoditas, atau terjadi kenaikan harga signifikan seperti cabai dan bawang merah.
Adapun komoditas yang paling banyak diminta masyarakat dalam operasi pasar antara lain beras, minyak goreng, cabai, bawang merah, bawang putih, serta telur.
Endang memastikan pasokan bahan pokok di Kota Semarang menjelang Lebaran masih dalam kondisi aman setelah dilakukan survei bersama Satgas Pangan.

