Hari Tunas 2026 Kwarcab Rembang
Memperingati Hari Tunas tahun 2026, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Rembang menggelar kegiatan penanaman pohon di Bumi Perkemahan Karangsari Park, Senin (9/3).(Dok. Kwarcab Rembang)

Peringati Hari Tunas 2026, Pramuka Kwarcab Rembang Laksanakan Penanaman Pohon

REMBANG[BahteraJateng] – Dalam rangka memperingati Hari Tunas tahun 2026, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Rembang menggelar kegiatan penanaman pohon di Bumi Perkemahan Karangsari Park pada Senin (9/3).

Kegiatan tersebut dipusatkan di Buper Karangsari Park dan dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Kwartir Ranting (Kwaran) dan Gugus Depan (Gudep) di wilayah Kabupaten Rembang. Dalam kegiatan itu, para anggota Pramuka menanam sekitar 50 bibit tunas kelapa serta beberapa jenis tanaman buah.


Hadir dalam kegiatan tersebut, Segenap Pimpinan dan unsur Andalan serta staff Kwarcab Rembang, bidang Humas, Binawasa, SPI, dan Pramuka Peduli.

Ketua Harian Kwarcab Rembang, Nur Rofik mewakili Ketua Kwarcab Rembang, Gunasih menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting dilakukan karena mempunyai nilai semangat persatuan.

“Tunas-tunas muda harus tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan adaptif terhadap kemajuan teknologi. Sebagaimana kita sebagai Pramuka, wadah generasi muda Pandu Indonesia yang produktif dan kreatif, tumbuh berkembang bak tunas bangsa yang menjadi agen perubahan zaman membawa negeri makmur sejahtera,” ujarnya.

Lebih lanjut Nur Rofik menyampaikan bahwa kegiatan ini juga untuk menjaga kekompakan dan mengembalikan Buper menjadi sejuk kembali.

“Kekompakan tim tetap terjaga, semangat mengembalikan Bumi Perkemahan Karangsari Park sebagai tempat sejuk, teduh, indah, asri, nyaman dan rindang bisa terwujud sebagaimana harapan bersama,” lanjut Nur Rofik.

Ditempat yang sama, Sekretaris Kwarcab Rembang, Eko Purwanto menyampaikan bahwa semangat Hari Tunas bertujuan untuk penghormatan terhadap para pejuang yang menyatukan organisasi kepanduan.

“Semangat Hari Tunas bertujuan untuk penghormatan terhadap para pejuang yang menyatukan organisasi kepanduan dan mampu menginspirasi generasi muda dengan menanamkan nilai nilai dasar kepramukaan menjadi karakter tangguh, berdaya saing, berkontribusi positif dengan karya di masyarakat, mempererat tali persaudaraan dan menguatkan komitmen tunas bangsa agar cinta tanah air,” ujar Eko.

Salahsatu pengurus Kwarcab Rembang sekaligus tokoh pemuda yang peduli lingkungan, Achmad Rif’an menambahkan terkait hari tunas yang diperingati oleh Kwarcab Rembang.

“Hari Tunas merupakan peristiwa mengenang disatukannya gerakan kepanduan di Indonesia oleh Presiden Sukarno. Pada tanggal 9 Maret 1961 itulah peleburan seluruh organisasi kepanduan di Istana Negara dengan satu nama Gerakan Pramuka,” pungkas Rif’an.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *