Komunitas Ibu Profesional Semarang
Komunitas Ibu Profesional Semarang menggelar Aksi Berbagi Ramadan, beli pakaian bekas berkualitas dengan membayar seikhlasnya, di halaman Masjid Diponegoro Pleburan, Kota Semarang, (7/3).(Dok. KIPS)
|

Komunitas Ibu Profesional Semarang Gelar Aksi Berbagi Ramadan, Beli Pakaian Bekas Berkualitas Bayar Seikhlasnya

SEMARANG[BahteraJateng] — Komunitas Ibu Profesional Semarang kembali menggelar aksi sosial Ramadan melalui bazar pakaian bekas berkualitas dengan konsep pembayaran seikhlasnya.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Diponegoro Pleburan, Kota Semarang pada (7/3) itu disambut antusias masyarakat.

Bazar tersebut menjadi salah satu agenda tahunan yang banyak dinanti warga. Pasalnya, pengunjung bebas memilih pakaian layak pakai dan membayar sesuai kemampuan masing-masing tanpa harga yang ditentukan.

Program ini diinisiasi oleh KLiK (Kenali, Lindungi, Katakan No Bullying), salah satu program komunitas Ibu Profesional Semarang, dengan mengumpulkan donasi pakaian layak pakai dari para anggota komunitas.

Ketua kegiatan KLiK Ibu Profesional Semarang, Nur Rahma Wahyu, mengatakan Ramadan tahun ini mengusung tema “Berbagi Tanpa Sekat”. Selain bazar pakaian, panitia juga menyalurkan paket berbuka puasa gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan ini mengajak sekitar 250 anggota komunitas serta masyarakat umum untuk berpartisipasi dalam donasi paket berbuka puasa maupun pakaian layak pakai,” ujar Nur Rahma Wahyu pada Kamis (12/3).

Ia menjelaskan kegiatan sosial ini telah rutin digelar sejak 2018. Pada pelaksanaan tahun ini, puluhan boks berisi pakaian yang telah ditata rapi ludes diborong warga yang datang.

Para ibu terlihat memilih pakaian untuk anak-anaknya, sementara beberapa bapak juga tampak mencari baju maupun celana untuk anggota keluarga mereka.

Sekretaris Regional Ibu Profesional Semarang, Rovanty Frizdew, mengatakan konsep pembayaran seikhlasnya dipilih agar semua pihak tetap memiliki ruang untuk berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi amal, tetapi juga gerakan edukatif untuk menumbuhkan empati dan pemberdayaan masyarakat.

Dari bazar tersebut terkumpul dana sekitar Rp1.021.000 yang akan disalurkan kembali melalui gerakan sosial Sejuta Cinta Ibu Profesional Semarang untuk kegiatan sosial berikutnya.

Sementara donasi paket berbuka puasa mencapai Rp3.760.000 yang digunakan untuk menyiapkan 100 paket berbuka berisi nasi kotak, air mineral, dan takjil bagi ibu, anak dhuafa, serta masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan ini, komunitas Ibu Profesional Semarang berharap dapat menumbuhkan budaya kepedulian di masyarakat serta memperkuat semangat saling berbagi selama Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *