Wali Kota Agustina Wilujeng
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat bersilaturahmi ke kediaman mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2003-2007 dan Gubernur Jawa Tengah tahun 2007-2008, Ali Mufiz, Rabu (1/4).(Dok. Humas Pemkot)

Pemkot Semarang Silaturahmi ke Ulama, Perkuat Kolaborasi untuk Sukseskan MTQ Nasional ke-31

SEMARANG[BahteraJateng] – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi yang kuat dengan bersilaturahmi dengan ulama, sekaligus memastikan bahwa Kota Semarang siap menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional ke-31.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi yang dilakukan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, ke sejumlah ulama di Kota Semarang pada Rabu (1/4).


Rangkaian kunjungan diawali ke Pondok Pesantren Assodiqiyah yang diasuh Sodiq Hamzah, kemudian dilanjutkan ke Pondok Pesantren Addainuriyah 2 Sendangguwo yang dipimpin Dzikron Abdullah, serta bersilaturahmi ke kediaman mantan Gubernur dan Wagub Jateng Ali Mufiz.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Semarang tersebut menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan ulama, sekaligus menghimpun dukungan dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ Nasional.


“Kami ingin menjalin silaturahmi yang lebih mendalam dan lebih sering. Ke depan, tidak hanya lurah dan camat yang sowan, tetapi juga perangkat daerah terkait, termasuk dari bidang kesejahteraan rakyat dan pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ibukota Jawa Tengah saat ini tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-31. Peran ulama dinilai penting dalam memberikan arahan agar pelaksanaan berjalan sesuai nilai-nilai keagamaan.

“Sebagai pemerintah, kami sudah berupaya mempersiapkan sebaik mungkin. Namun kami menyadari masih membutuhkan banyak arahan, sehingga kami nyuwun petunjuk, dukungan, dan nasihat dari para kiai,” imbuhnya.

Menurutnya, ajang MTQ Nasional tersebut diperkirakan akan diikuti sekitar 11.000 peserta dan pendamping dari seluruh Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, terutama di sektor perhotelan, kuliner, dan transportasi.

Namun demikian, Pemkot Semarang menekankan bahwa kesiapan tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga kenyamanan serta pengalaman para tamu selama berada di kota ini.

Untuk itu, sinergi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama dan pengelola Masjid Agung Jawa Tengah, menjadi kunci dalam menyukseskan penyelenggaraan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Semarang juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada masyarakat dan para ulama, serta berharap momentum Lebaran menjadi awal yang baik untuk meningkatkan pengabdian dan kinerja ke depan.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *