| |

Kapolda Jateng Intruksikan Polisi Kawal Pentas Budaya Tanpa Biaya

TEMANGGUNG[BahteraJateng] – Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfhi menegaskan, anggota Polri harus turut mengawal pentas budaya dan harus dilakukan dengan tanpa memungut biaya alias gratis.

“Anggota Polri harus turut mengawal pentas budaya dan tanpa memungut biaya. Jika ada yang meminta uang untuk pengawalan pentas budaya, laporkan ke saya,” ujar Kapolda saat bersilatuhmi dengan para pelaku budaya di Kabupaten Temanggung, Sabtu (4/5).


Kapolda menambahkan, budaya dan kebudayaan merupakan salah satu alat pemersatu bangsa, sehingga semua pihak harus turut serta mengawal dan memberikan ruang bagi perkembangan budaya.

“Saya bangga melihat di Temanggung, budaya-budaya yang merupakan warisan leluhur tumbuh subur dan ini harus terus kita jaga bersama-sama,“ tuturnya.


Kapolda menuturkan, pentingnya jiwa seni sebagai alat pemersatu bangsa. Dimana para seniman ataupun pelaku budaya, juga merupakan duta-duta pemersatu bangsa.

“Anda semua ini, para seniman adalah duta-duta pemersatu bangsa, sehingga harus dikuatkan,” ujarnya.

Silaturahmi Kapolda Jateng bersama para seniman Kabupaten Temanggung yang berlangsung di Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung ini, juga dihadiri oleh Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Zainul Bahar, PJU Polda Jateng, Forkompimda Kabupaten Temanggung, Kapolres jajaran ekswil Kedu, tokoh agama, tokoh masyarakat serta Dewan Kesenian Kebudayaan KabupatemTemanggung (DKKT).

Pada kesempatan tersebut, Ketua DKKT, Lukman Sutopo memberikan iket dan udeng kepada Kapolda Jateng sebagai simbol bahwa Irjen Pol Ahmad Lutfhi merupakan bagian dari warga pelaku kebudayaan Kabupaten Temanggung. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *