Dishub Kota Semarang Gelar Pemilihan Abdi Yasa Teladan 2026, Dorong Budaya Keselamatan Transportasi Publik
SEMARANG[BahteraJateng] – Dinas Perhubungan Kota Semarang menggelar Pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Kota Semarang Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan profesionalisme pengemudi angkutan umum sekaligus memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas.
Kegiatan yang berlangsung pada 7–8 Juli 2026 di Hotel Front One HK, Semarang, ini menjadi ajang apresiasi bagi pengemudi angkutan umum yang dinilai berprestasi, disiplin, serta mengutamakan keselamatan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, mengatakan penghargaan Abdi Yasa Teladan bukan sekadar kompetisi tahunan, melainkan bentuk penghargaan kepada para pengemudi yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.
“Pemilihan Abdi Yasa Teladan ini bukan sekadar ajang kompetisi tahunan, melainkan wujud apresiasi pemerintah kepada para pahlawan transportasi darat. Kami berharap kegiatan ini mampu mencetak pengemudi angkutan umum yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga berkeselamatan, disiplin, dan mampu menjadi panutan nyata bagi rekan-rekan seprofesinya di jalan raya,” ujar Danang.

Selama dua hari, peserta mengikuti serangkaian seleksi yang meliputi pemeriksaan administrasi, ujian tertulis, hingga penilaian kompetensi, etika pelayanan, dan pemahaman terhadap keselamatan berlalu lintas. Kegiatan juga melibatkan Satlantas Polrestabes Semarang, PT Jasa Raharja, Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB), serta jajaran Bidang Angkutan Dishub Kota Semarang.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Ismadi Irawan dari PT Bluebird Group berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Muchammad Rizza Diantoro dari PT SPS, sedangkan juara ketiga diraih Dedik Pri Irawan dari PT Citi Trans.
Menutup kegiatan, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Semarang, R. Ambar Prasetyo, mengajak para pemenang menjadikan penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjadi teladan bagi pengemudi lainnya dalam mewujudkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berorientasi pada target zero accident.

