Bakti Budaya ETK 2026, Kwarcab Rembang Tampilkan Dalang Penggalang
REMBANG[BahteraJateng] – Dalam rangka Estafet Tunas Kelapa (ETK) Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah 2026, Kwartir Cabang (Kwarcab) Rembang menggelar Bakti Budaya di halaman Koramil 01/Rembang, Kodim 0720/Rembang pada Minggu (30/8).
ETK yang diselenggarakan dua tahun sekali ini, pada tahun 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, dan Kwarcab Rembang menampilkan pementasan wayang dengan dalang Pramuka Penggalang.

Dalang muda tersebut adalah Nurmala Devita Rasty dari Gugus Depan 10.102 pangkalan SMP Negeri 1 Rembang. Ia tampil bersama 9 pengrawit unsur Penggalang lainnya.
Antusias warga terlihat tinggi, salah satunya Waji warga Desa Sumber, yang sengaja datang ke acara Bakti Budaya.

“ETK kali ini bagus. Mensosialisasikan ketahanan pangan dan saya suka dalang anak perempuan, Mbak Devi. Antawacana dan gerak wayangnya sudah bisa dinikmati,” ujarnya.
Lakon yang dibawakan “Tetuko Jedhi” mengisahkan Bambang Tetuko yang menjadi Gatotkaca. Nilai keberanian dan adab mulia diharapkan menginspirasi anak muda untuk berkarya nyata.
Juri dari Kwarda Jateng memberi apresiasi tinggi atas penampilan Devi dalam memainkan wayang kulit.
Ditempat yang sama, Seksi Bakti ETK Kwarcab Rembang, Achmad Rif’an, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi jalan membangun karakter.
“Saat ini banyak anak kurang percaya diri dengan identitas budayanya,” ujarnya.
Lebih lanjut Rif’an mengungkapkan, Kwarcab Rembang mampu membuktikan bahwa Pramuka siap bersinergi memajukan pendidikan karakter anak Indonesia.
“Slogan “Bergerak Bersama Mewarnai Peradaban Bangsa” ini memang perlu hal konkret. Kwarcab Rembang membuktikan dengan gerakan bersama menampilkan dalang muda untuk membentuk karakter anak bangsa yang lebih beradab. Seperti Bambang Tetuka yang menjadi Gatotkaca,” pungkasnya.(day)

