Warnai Celengan, Tanamkan Kebiasaan Menabung: Sosialisasi Kreatif KKN UIN Walisongo di TK Islam Al-Hikmah Sempor
|

Warnai Celengan, Tanamkan Kebiasaan Menabung: Sosialisasi Kreatif KKN UIN Walisongo di TK Islam Al-Hikmah Sempor

KEBUMEN[BahteraJateng] – Semangat belajar anak-anak TK Islam Al-Hikmah Sempor, Kebumen tampak membara pada Jumat (22/8/2026). Bukan hanya belajar huruf dan angka, hari itu mereka mendapat pengalaman berbeda berupa sosialisasi menabung sekaligus mewarnai celengan yang digelar oleh mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang tergabung dalam KKN Kolaborasi UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto 2026 bersama UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Kegiatan ini dirancang sebagai upaya menanamkan kebiasaan menabung sejak dini kepada anak-anak usia dini. Mahasiswa KKN menyampaikan sosialisasi dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami, bahwa menabung adalah kebiasaan baik yang bisa dimulai dari uang jajan sekalipun dan celengan adalah teman setia untuk memulainya.

Namun yang paling ditunggu-tunggu adalah sesi mewarnai celengan. Setiap anak mendapat satu celengan yang sudah memiliki gambar karakter, mulai dari hewan lucu hingga kendaraan favorit anak-anak. Mahasiswa KKN turut memberikan arahan warna sebagai panduan agar hasil mewarnai tidak terlalu jauh dari warna asli karakter tersebut. Namun di balik arahan itu, kebebasan tetap menjadi roh kegiatan ini karena setiap anak bebas memilih warna sesuai selera dan imajinasinya sendiri. Hasilnya pun beragam dan menggemaskan, warna-warna yang dipilih mencerminkan kepribadian masing-masing anak sehingga menjadikan setiap celengan terasa unik dan personal.

Kebebasan berkreasi ini bukan tanpa alasan. Dengan tetap diberi ruang untuk memilih, setiap anak merasa memiliki celengannya secara penuh. Rasa memiliki itulah yang diharapkan menjadi pendorong bagi mereka untuk merawat dan rajin mengisi celengan di rumah. Salah satu momen paling mengharukan datang dari Rizky, siswa kelas B2, yang dengan polos bertanya kepada kakak mahasiswa, “Celengannya boleh dibawa pulang ya Kak, mau tak buat nabung.” Pertanyaan sederhana itu justru menjadi jawaban terbaik bahwa pesan kegiatan ini tersampaikan dengan sempurna — seorang anak usia dini sudah tergerak untuk menabung bahkan sebelum kegiatan usai.

Setelah selesai diwarnai, celengan pun memang boleh dibawa pulang oleh masing-masing anak sehingga menjadikan kegiatan ini bukan sekadar aktivitas satu hari, melainkan awal dari kebiasaan menabung yang berlanjut dalam keseharian.

Antusiasme anak-anak terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka begitu serius mewarnai, sesekali memamerkan hasil karya mereka kepada teman di sebelah dengan bangga. Suasana kelas yang semula tenang berubah menjadi riuh rendah penuh tawa dan semangat, gambaran nyata bahwa belajar bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan ketika dikemas dengan cara yang tepat.

Bagi mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang tergabung dalam KKN Kolaborasi UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto 2026 bersama UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata pengabdian kepada masyarakat. Menanamkan nilai kemandirian finansial sejak usia dini sekaligus memberi ruang bagi kreativitas anak adalah dua hal sederhana yang diharapkan meninggalkan jejak bermakna dalam tumbuh kembang mereka.

Sumber : Siti Rodliyah dari UIN Walisongo Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *