Belasan rumah warga di Dukuh Ringinsari, Desa Surodadi Gringsing, Batang, mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung, Sabtu (28/6).(Foto Ist)
Belasan rumah warga di Dukuh Ringinsari, Desa Surodadi Gringsing, Batang, mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung, Sabtu (28/6).(Foto Ist)
|

Angin Puting Beliung Terjang Batang, Belasan Rumah Rusak

BATANG[BahteraJateng] – Intensitas hujan yang tinggi disertai angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang pada Sabtu (28/6) sekitar pukul 17.00 WIB.

Akibat cuaca ekstrem tersebut, belasan rumah warga di Dukuh Ringinsari, Desa Surodadi Gringsing, Batang, mengalami kerusakan.

Babinsa Desa Surodadi dari Koramil 03/Gringsing, Kodim 0736/Batang, Peltu Zaeni langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Ia menyebut, angin kencang hanya berlangsung sekitar 30 hingga 40 detik, namun cukup kuat hingga merusak atap rumah dan jaringan listrik.

“Dari hasil pendataan sementara, ada 11 rumah warga terdampak. Banyak atap rumah terlepas diterpa angin, dan beberapa instalasi listrik rusak karena tertimpa pohon,” jelasnya.

Meski tidak ada korban jiwa, dampak bencana cukup signifikan. Listrik di sejumlah titik masih padam akibat robohnya tiang listrik yang tertimpa pohon besar.

Zaeni mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat cuaca ekstrem terjadi. Ia juga menyarankan warga memangkas ranting pohon yang berpotensi membahayakan di sekitar rumah.

“Kerusakan paling banyak terjadi pada atap berbahan asbes dan kanopi. Beberapa warung juga ikut terdampak cukup parah,” tambahnya.

Kepala Desa Surodadi, Muhlisin, menyatakan bahwa pihak desa telah berkoordinasi dengan aparat Polsek dan Koramil Gringsing untuk melakukan pendataan serta pengamanan lokasi terdampak.

“Untuk sementara, kami bersama warga dan petugas memperbaiki kerusakan ringan sambil menunggu bantuan dari pemerintah daerah,” katanya.

Hingga saat ini, proses perbaikan dilakukan secara gotong royong. Warga berharap cuaca segera membaik dan tidak terjadi bencana susulan. Pemerintah desa juga mengimbau warga tetap siaga karena kondisi cuaca masih sulit diprediksi.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *