BPBD Kota Pekalongan Catat Sembilan Bencana Alam Sepanjang 2024
PEKALONGAN[BahteraJateng] – Sepanjang tahun 2024, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan mencatat sembilan bencana alam yang melanda wilayah tersebut. Mulai dari banjir rob hingga dampak gempa bumi, Pemerintah Kota Pekalongan bergerak cepat memberikan bantuan dan menangani dampaknya.
Kepala BPBD Kota Pekalongan, Aprilyanto Dwi Purnomo, mengungkapkan bencana pertama terjadi pada Januari, yaitu banjir rob pada 7-11 Januari dan 31 Januari 2024.

“Selanjutnya, angin puting beliung melanda pada 13 Maret, diikuti banjir akibat hujan deras pada 14 dan 20 Maret. Pada 7 Juli, gempa bumi di Kabupaten Batang turut dirasakan di Pekalongan, dan banjir rob kembali terjadi pada 23 November,” terang Aprilyanto, Jumat, 3 Januari 2025.
Dalam setiap kejadian, BPBD Kota Pekalongan melakukan evakuasi, membuka dapur darurat, dan menyalurkan bantuan. Salah satu prioritas adalah perbaikan rumah warga yang rusak akibat bencana.

“Sebanyak 176 usulan bantuan perbaikan rumah diajukan masyarakat. Setelah survei, 140 usulan disetujui dengan total bantuan Rp405,3 juta. Sisanya dilimpahkan ke instansi lain, seperti Dinperkim, Baznas, dan Dindagkop,” ujar Aprilyanto.
Ia menambahkan bahwa kriteria perbaikan rumah meliputi dampak langsung dari bencana alam. Untuk rumah rusak ringan, bantuan diberikan maksimal Rp7,5 juta, sedangkan rumah rusak berat diarahkan ke Dinperkim atau instansi terkait.
Aprilyanto menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana di masa depan. Meski belum semua usulan dapat dipenuhi, Pemkot Pekalongan terus memperbaiki respons tanggap darurat demi membangun ketahanan dan harapan masyarakat.(sun)

