Cabup Ilyas Almadani Berkomitmen Revitalisasi Pasar Palur Seperti Pasar Gede Solo: Lebih Nyaman dan Tetap Lestari
KARANGANYAR[BahteraJateng] – Calon Bupati Karanganyar nomor urut 01, Ilyas Akbar Almadani, mengunjungi Pasar Palur di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar, sebagai bagian dari kampanyenya untuk mempertahankan dan melestarikan pasar tradisional.
Blusukan yang dilakukannya ini menarik perhatian para pedagang dan pengunjung pasar. Dalam kunjungan tersebut, Ilyas Almadani berinteraksi dengan para pedagang, menanyakan kendala yang mereka hadapi sehari-hari, serta membeli sejumlah kebutuhan pokok, seperti daging, telur, sayur, dan buah-buahan.

Salah satu pedagang, Suwarni, mengungkapkan beberapa permasalahan yang sering dihadapi di pasar tradisional, antara lain fluktuasi harga sembako, kondisi kebersihan yang kurang memadai, saluran air yang tersumbat, serta bangunan pasar yang sudah tua.
Suwarni berharap pemerintah dapat memberikan perhatian untuk memperbaiki kondisi pasar, sehingga menciptakan lingkungan yang nyaman bagi pedagang dan pengunjung. “Kalau bisa ya minta diperbaiki. Biar pasar tampak bersih dan pembeli nyaman meski di pasar tradisional,” kata Suwarni.
Menanggapi keluhan tersebut, Ilyas Almadani menyatakan komitmennya untuk melakukan perbaikan di pasar tradisional, menjadikannya lebih bersih, nyaman, dan layak.
Ia menyampaikan bahwa revitalisasi pasar tradisional penting untuk mempertahankan keberadaannya di tengah gempuran pusat perbelanjaan modern.
Menurutnya, pasar tradisional merupakan pusat perekonomian masyarakat kecil yang tidak hanya berperan dalam sektor ekonomi, tetapi juga memiliki nilai budaya yang perlu dilestarikan.
Ilyas mengungkapkan visinya untuk menjadikan pasar tradisional di Karanganyar lebih tertata, bersih, dan nyaman, serupa dengan kondisi Pasar Gede di Solo. Meski berstatus pasar tradisional, Pasar Gede Solo dikenal bersih dan memiliki bangunan yang rapi, mencerminkan bahwa pasar tradisional bisa tetap menarik jika dikelola dengan baik.
“Saya ingin pasar tradisional itu seperti Pasar Gede Solo. Meski tradisional, suasananya bersih, bangunannya juga rapi. Budaya dalam pasar juga harus tetap dipertahankan,” jelas Ilyas.
Selain kebersihan dan renovasi fisik, Ilyas menegaskan pentingnya mempertahankan budaya pasar yang unik dan khas, sehingga masyarakat tetap nyaman dan merasa memiliki hubungan emosional dengan pasar tradisional.
Ia berjanji bahwa, jika pada Pilkada Karanganyar 2024 ini terpilih sebagai Bupati, ia akan memprioritaskan perbaikan pasar tradisional dengan melakukan revitalisasi yang menjaga esensi dan nilai-nilai budaya pasar tersebut.(sun)

