Satgas PPKPT Unwahas
Satgas PPKPT Unwahas, memperkuat komitmen menciptakan lingkungan kampus yang aman melalui sosialisasi anti kekerasan kepada perwakilan organisasi mahasiswa (Ormawa), Kamis (18/11).(Foto Ist)

Ciptakan Kampus Aman, Satgas PPKPT Unwahas Gencarkan Sosialisasi Anti Kekerasan

SEMARANG[BahteraJateng] – Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) terus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan kampus yang aman melalui sosialisasi anti kekerasan kepada perwakilan organisasi mahasiswa (Ormawa) pada Kamis (18/11).

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat dekanat lantai 6 itu menargetkan Ormawa sebagai agen perubahan dalam pencegahan kekerasan, khususnya kekerasan seksual, sesuai amanat Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021.

Ketua Satgas PPKPT Unwahas, Nurul Azizah, yang menjadi narasumber utama, menegaskan bahwa upaya pencegahan kekerasan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh unsur kampus.

Ia menyampaikan bahwa Ormawa memiliki posisi strategis dalam menyebarkan pemahaman yang benar mengenai consent dan etika pergaulan sehat.

“Ormawa adalah denyut nadi mahasiswa. Kami berharap mereka tidak hanya menjadi informan, tetapi juga pendidik sebaya yang mampu memutus mata rantai kekerasan di kampus,” ujarnya.

Dalam paparannya, Nurul memaparkan jenis-jenis kekerasan seksual sesuai regulasi, mulai dari pelecehan verbal, non-fisik berbasis teknologi, hingga kekerasan fisik.

Ia juga menjelaskan mekanisme pelaporan yang aman dan menjaga kerahasiaan korban. Satgas, lanjutnya, telah menyiapkan jalur pelaporan khusus bekerja sama dengan Bagian Kemahasiswaan untuk memastikan setiap laporan diproses cepat dan berkeadilan.

“Kampus ini tidak akan mentoleransi pelaku kekerasan,” tegasnya.

Wakil Rektor I Unwahas, Dr. Nur Cholid, dalam sambutannya menekankan bahwa kekerasan fisik, verbal, seksual, perundungan, maupun diskriminasi merupakan ancaman serius bagi iklim akademik.

Ia mengajak seluruh ketua Ormawa dan civitas akademika berperan aktif mewujudkan budaya kampus yang aman.

“Budaya kampus yang baik lahir dari kesadaran kolektif kita semua,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah proaktif Unwahas dalam membangun lingkungan akademik yang inklusif, suportif, dan bebas dari kekerasan.

Satgas PPKPT menyatakan akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen kampus demi menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *