DJP Jateng I Siap Berkolaborasi dengan HIPMI Soal Pajak
SEMARANG [BahteraJateng] – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng I siap berkolaborasi dengan Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Tengah dalam meningkatkan pemahaman tentang perpajakan.
Ketua Umum, Teddy Agung Tirtayadi mengapresiasi, kolaborasi telah terjalin di tingkat daerah. “Kami sampaikan apresiasi kepada Kemenkeu, khususnya Kanwil DJP Jateng I atas sinerginya. terakhir kami hadir dalam Forum Konsultasi Publik sebagai
salah satu mitra yang memberikan saran atas pelayanan dibeirkan oleh DJP,” kata dia, Jumat 11 Juli 2025.

Dia melanjutkan, beberapa isu terkait pengembangan usaha, khususnya untuk UMKM. Salah satu isu adalah mengenai kolaborasi meningkatkan kapasitas UMKM dari sisi manajerial usaha dan kewajiban pajak.
“Kami menyampaikan aspirasi agar para pengusaha, terutama yang UMKM diberikan pendampingan dalam pengembangan usaha dari sisi manajerial seperti diberi bantuan pelatihan pembukuan, branding produk dan lainnya bisa meningkatkan skala usaha,” kata dia.

Dia melanjutkan, kewajiban perpajakan membutuhkan edukasi lebih masif lagi karena masih banyak yang belum tahu hak dan kewajiban perpajakannya. Seperti informasi mengenai batasan tidak kena pajak untuk omzet kurang dari Rp500 Juta, sehingga tidak terjadi misinformasi.
“Seolah-olah kami tidak taat pajak, padahal yang terjadi minimnya informasi yang kami peroleh,” tandas Teddy.
Teddy menyampaikan rencana kerja sama pembentukan HIPMI Tax Center sebagai wadah untuk edukasi hingga layanan konsultasi perpajakan. Di Badan Pengurus Pusat HIPMI sudah terbentuk Tax Center, sehingga bisa dibentuk juga di tingkat Badan Pengurus Daerah, supaya terutama anggota HIPMI bisa mengakses informasi dan layanan perpajakan lebih mudah.
Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Nurbaeti Munawaroh menyambut baik rencana-rencana tersebut. “Kami memiliki program Business Development Services (BDS) yang bisa dimanfaatkan untuk peningkatan kapasitas para wirausahan,” ungkap Nurbaeti.
Terkait edukasi, saat ini telah menggencarkan edukasi namun jika dirasa kurang nanti kami akan menginstruksikan kepada seluruh unit instansi vertikal di bawah untuk meningkatkan edukasi, terutama berkolaborasi dengan HIPMI di daerah.

