Bupati Kudus Eksplore Puncak 29 Gunung Muria
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris melintasi jalur pendakian saat kegiatan Explore Gunung Muria Chapter Puncak 29, Sabtu (18/7). (Dok. Diskominfo Kudus)
|

Eksplore Puncak 29 Gunung Muria, Bupati Kudus Dorong Pengembangan Wisata Alam Berkelanjutan

KUDUS[BahteraJateng] – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mendorong pengembangan potensi wisata alam Gunung Muria sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat.

Hal itu disampaikan saat mengikuti kegiatan Explore Gunung Muria Chapter Puncak 29 bersama ratusan peserta pada Sabtu (18/7).

Kegiatan yang diikuti Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, Komandan Brigif TP 43/Muria, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), dan masyarakat tersebut memulai pendakian dari Basecamp Semliro, Desa Rahtawu.

Agenda itu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan destinasi wisata alam di kawasan Gunung Muria kepada masyarakat luas.

Saat ini tak hanya makam Sunan Muria yang terus dikunjungi peziarah, kawasan pegunungan Muria di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyimpan berbagai potensi wisata alam yang tak kalah menarik untuk dijelajahi.

Sejumlah spot puncak Gunung Muria menawarkan pesona keindahan alam bagi para pendaki maupun wisatawan, yang tak kalah dengan tempat lainnya.

Menurut Sam’ani, Kabupaten Kudus tidak hanya dikenal sebagai tujuan wisata religi melalui Makam Sunan Muria, tetapi juga memiliki banyak puncak yang menyuguhkan panorama alam menarik, seperti Puncak 29, Argo Jembangan, Argo Piloso, hingga Songgo Langit.

“Kabupaten Kudus punya banyak puncak yang indah. Mari kita kenalkan bersama agar semakin banyak wisatawan datang dan memberikan manfaat bagi ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengembangan wisata alam harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, seluruh pendaki diminta tidak membuang sampah sembarangan maupun merusak kawasan hutan selama beraktivitas di Gunung Muria.

Selain aspek lingkungan, Bupati juga mengingatkan pentingnya keselamatan selama pendakian. Para peserta diminta mematuhi standar operasional dan prosedur keselamatan agar aktivitas wisata berlangsung aman dan nyaman.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kudus akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk mendukung pembenahan jalur pendakian, peningkatan infrastruktur, serta penguatan sistem registrasi pendaki.

Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan kawasan wisata Gunung Muria yang aman, nyaman, dan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kudus.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *