Anggoro Sukartono
Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono. (Foto. BahteraJateng/HH)

Kapolda DIY Pastikan Situasi Yogyakarta Kondusif, Pengamanan Disiapkan untuk Laga PSIM vs PSS dan Berbagai Agenda Besar

YOGYAKARTA[BahteraJateng] – Kapolda DIY memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta masih dalam kondisi aman dan kondusif. Polda DIY juga telah menyiapkan sistem pengamanan untuk mengantisipasi berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari pertandingan sepak bola, konser musik, hingga aksi penyampaian pendapat.

Anggoro mengatakan seluruh agenda masyarakat yang berlangsung di Yogyakarta saat ini terus dipantau oleh kepolisian dan sejauh ini berjalan aman.


“Sementara situasi di Yogyakarta terkendali. Semua kegiatan masyarakat terlaporkan dan terpantau aman,” ujar Anggoro pada Rabu (5/8).

Menurutnya, Polda DIY telah menyiapkan pola pengamanan sesuai karakteristik setiap kegiatan, termasuk memperhitungkan potensi kerawanan yang mungkin muncul.


“Polri dalam hal ini Polda DIY sudah menyiapkan semua sistem keamanan. Pelibatan kekuatan dalam pengamanan kegiatan masyarakat termasuk prediksi-prediksi kegiatan sepak bola dibandingkan konser,” katanya.

Kapolda juga menepis isu yang menyebut Yogyakarta berpotensi kembali memanas akibat aksi demonstrasi seperti yang terjadi pada Agustus tahun lalu. Ia menegaskan hingga kini tidak ada indikasi yang mengarah pada situasi tersebut.

“Sementara prediksi tidak ada kegiatan yang mengarah ke situasi yang tadi. Semua fungsi intelijen baik Polri maupun dari institusi yang lain itu semua mendeteksi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi keamanan di DIY masih berada dalam situasi normal.

“Situasi seperti ini kita anggap masih normal dan Yogyakarta masih dalam situasi kondusif, aman, terkendali,” imbuhnya.

Menanggapi isu pemasangan pagar di kawasan Pakuwon Mall yang berseberangan dengan Mapolda DIY, Anggoro memilih tidak berspekulasi. Menurutnya, penjelasan terkait pemasangan pagar tersebut merupakan kewenangan pihak pengelola mal.

Sementara itu, terkait laga derby Mataram antara PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman pada ajang BRI Super League, Kapolda menyatakan pertandingan pada prinsipnya tetap dapat digelar di Yogyakarta. Meski demikian, keputusan akhir akan mempertimbangkan hasil koordinasi dengan seluruh pihak terkait.

Menurutnya, dalam waktu dekat akan digelar pertemuan yang melibatkan pemilik klub, pengelola kompetisi, dan perwakilan suporter untuk membahas kesiapan pertandingan.

“Semua bisa dilakukan di Jogja. Tapi nanti ada prediksi-prediksi, ada diskusi, ada pertemuan dengan para pemilik klub dan para presiden, supporter,” katanya.

Ia menegaskan, apabila hasil evaluasi menunjukkan situasi tidak memungkinkan, kepolisian akan mengambil keputusan yang mengutamakan keamanan masyarakat.

“Nanti akan dilaksanakan minggu depan. Kalau tidak salah akan mempertemukan PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman. Nanti kita lihat keputusannya. Kalau lihat situasi tidak akan memungkinkan pasti kita melakukannya. Demi Yogyakarta,” pungkasnya.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *