Kwarcab Rembang Bedah Rumah di Desa Maguan
Kwarcab Rembang berkolaborasi dengan Pemdes Maguan, Kecamatan Kaliori, melaksanakan kegiatan bedah rumah tidak layak huni.(Dok. Kwarcab Rembang)
|

Kwarcab Rembang Bedah Rumah di Desa Maguan, Wujudkan Dharma Kedua dan Ketiga

REMBANG[BahteraJateng] – Gerakan Pramuka Kwarcab Rembang berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Maguan, Kecamatan Kaliori, melaksanakan kegiatan bedah rumah tidak layak huni (RTLH). Ini merupakan bagian dari rangkaian Estafet Tunas Kelapa 2026 Kwarda Jawa Tengah.

Salah satu penerima bantuan adalah Ihwan warga RT 01 RW 03 Desa Maguan yang termasuk desil 1-4. Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut.

“Semoga dengan rumah layak huni, keluarga bisa hidup nyaman, sehat, dan anak saya bisa belajar lebih tenang,” ujarnya, Senin (31/8).

Rumah Ihwan termasuk satu dari 26 warga Desa Maguan yang mendapat bantuan. Kondisi sebelumnya tidak memenuhi standar keselamatan, kesehatan, dan luas minimum.

Kegiatan ini menjadi implementasi Dasa Dharma kedua, cinta alam dan kasih sayang kepada sesama, serta dharma ketiga, rela menolong dan tabah. Estafet Tunas Kelapa bukan hanya seremonial, tetapi sarana Pramuka mengamalkan nilai kepramukaan di masyarakat.

Muhammad Yusuf, staf Kwarcab Rembang mengatakan, Dewan Kerja Cabang dan Ubaloka ikut terjun langsung membantu pengerjaan bersama tukang profesional.

“Kwarcab juga memberikan bantuan material berupa hebel beberapa kubik untuk meringankan beban keluarga tidak mampu,” jelasnya.

Kegiatan ini juga melatih peserta didik Pramuka agar memiliki ‘sense of social’ dan kepedulian sosial sejak dini.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *