Lansia Pengurus Jenazah di Keraton dapat Bantuan Bedah Rumah Pemkot Yogyakarta, Harapkan Tempat Tinggal Lebih Layak
YOGYAKARTA[BahteraJateng] – Sumilah (82), warga Panembahan, Kemantren Keraton, Kota Yogyakarta, akhirnya mendapat bantuan bedah rumah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta.
Program yang diinisiasi Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo itu diharapkan mampu menghadirkan hunian yang lebih layak bagi perempuan lanjut usia tersebut.
Rumah yang telah ditempati Sumilah sejak kecil itu selama ini berada dalam kondisi memprihatinkan. Bangunan dipenuhi tumpukan barang bekas dan tidak tertata, sehingga kurang nyaman untuk dihuni.
Sumilah menuturkan rumah tersebut sudah berdiri sejak ia masih berusia sekitar tujuh tahun. Saat itu, kawasan tempat tinggalnya masih berupa kebun yang juga digunakan sebagai lokasi pembuangan sampah sebelum berkembang menjadi permukiman padat.
“Rumah ini dibangun waktu saya umur tujuh tahun, sekarang saya sudah 82 tahun,” ujarnya.
Dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, Sumilah mengaku banyak bergantung pada bantuan warga sekitar. Dari empat anak yang dimilikinya, hanya anak keduanya, Dwi, yang masih rutin memperhatikan dan mendampinginya meski tinggal di wilayah berbeda.
Di lingkungan tempat tinggalnya, Sumilah dikenal sebagai sosok yang selama bertahun-tahun mengurus jenazah perempuan. Ia dipercaya memandikan jenazah sesuai syariat Islam sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Dulu saya sering memandikan jenazah perempuan di kampung. Sekarang sudah jarang karena kebanyakan dibawa ke rumah sakit,” katanya.
Memasuki usia senja, Sumilah lebih banyak menghabiskan waktunya untuk beribadah. Hampir setiap pagi ia mengikuti pengajian dan membaca Al-Qur’an bersama kelompok lansia dengan berpindah dari satu masjid ke masjid lainnya.
Sementara itu, Dwi mengaku bersyukur ibunya terpilih sebagai penerima bantuan bedah rumah. Menurutnya, program tersebut menjadi harapan agar sang ibu dapat menikmati tempat tinggal yang lebih bersih, aman, dan nyaman.
“Alhamdulillah, semoga rumah ibu bisa menjadi lebih layak untuk ditempati,” ujarnya.
Ia menjelaskan usulan bantuan berasal dari Jaga Warga yang kemudian ditindaklanjuti hingga rumah ibunya dinyatakan memenuhi syarat untuk memperoleh program bedah rumah.
“Informasinya dari Jaga Warga. Alhamdulillah ibu masuk kriteria penerima bantuan. Rumah ini memang sudah lama ditempati, sejak saya masih kecil,” katanya.(day)


