samsul huda
MUI Jateng menerima kunjungan tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) MUI Pusat di kantor MUI Jateng, Gedung KHM Sahal Mahfudz, Masjid Raya Baiturrahman, Jl Pandanaran 126 Semarang, Rabu (9/9/2026). [Foto: Dok MUI]
| |

MUI Pusat Monev Program dan Kinerja Organisasi Di Jateng

SEMARANG (BahteraJateng) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah menerima kunjungan tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) MUI Pusat di kantor sekretariat MUI Jateng, Gedung KHM Sahal Mahfudz, komplek Masjid Raya Baiturrahman Jateng, Jl Pandanaran 126 Semarang, Rabu (9/9/2026).

Ketua umum MUI Provinsi Jawa Tengah Prof KH Noor Achmad mengatakan monev dijadawalkan berlangsung dua hari, Rabu – Kamis (9-10/9) , ini agenda MUI Pusat yang dilaksanakan untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan kinerja organisasi di tingkat daerah.

“Pengurus MUI Jateng masa khidmah 2026-2031 baru saja terbentuk dalam Musda XI dan dikukuhkan beberapa waktu lalu, setelah Monev kami akan segera menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda),” kata Prof Noor Achmad saat menyampaikan sambutan ucapan selamat datang kepada tim monev.

Menurutnya,selama ini MUI sebagai rumah besar atau tenda besar umat Islam senantiasa berupaya menyeimbangkan peran shodiqul hukumah (mitra pemerintah) dan khidimul ummah (pelayan umat).

Sebagai mitra, lanjutnya, MUI bukan menjadi bagian dari pemerintah, tetapi sebagai teman tidak lepas dari pemerintah, yang memandu atau mengarahkan pemerintah berkenaan dengan aspek-aspek sosial keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Dia menambahkan, sedangkan sebagai khodimul ummah, MUI diantaranya berupaya melindungi umat dari praktek-praktek kehidupan umat yang dilarang dalam Islam, termasuk melindungi kaum Muslimin dari konsumsi produk yang tidak jelas kehalalannya dengan penetapan Fatwa Halal oleh Komisi Fatwa (KF) MUI dan sebagainya.

Pengurus MUI Jateng yang beberapa waktu lalu baru saja dikukuhkan bertekad akan mewujudkan amanat musda XI dengan memaksimalkan peran-peran komisi dan lembaga-lembaga yang ada di bawah MUI Jateng.

Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) yang sebentar lagi akan digelar akan menjadwalkan realisasi program-program kerja yang disesuaikan dengan skala prioritas dan dikolaborasikan dengan mitra MUI,baik dari lingkungan masyarakat maupun swasta.

Ketua Tim Monitoring Prof Dr KH Wahiduddin Adams mengatakan agenda Monev merupakan agenda tahunan MUI Pusat yang direakisasikan melalui kegiatan kunjungan kerja dan silaturahim ke seluruh MUI Provinsi.

“Dari silaturahim dan kunjungan kerja itu tim monev menghimpun masukan-masukan dari daerah sekaligus memotret kondisi di daerah untuk dijadikan bahan yang akan djbahas dalam rapat koordinasi nasional (rakornas),” kata Prof Wahiduddin.

Selain itu, ujarnya, agenda ini sekaligus juga dijadikan media konsolidasi organisasi, sosialisasi hasil munas,mukrnas dan fatwa-fatwa dari Dewan Syariah Nasional.

“Jadi dari agenda monev ini banyak manfaat yang bisa diambil oleh MUI, selain silaturahim, konsolidasi organisasi sekaligus menghimpun berbagai masukan dari daerah untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan organisasi,” tuturnya.

Tim Monitoring MUI Pusat yang dipimpin ketua MUI Pusat (bidang Hukum dan HAM) Prof Dr KH Wahiduddin Adams dan didampingi dua pengurus lainnya , KH Dr Abdullah Ali dan H Darmawan diterima ketua umum MUI Jateng Prof Dr KH Noor Achamd,MA didampingi sejumlah pengurus MUI Jateng.

Dianataranya, KH Drs Muhyidin ,M.Ag (Waketum), KH Dr Muhammad Syaifudin, MA (sekum) dan jajaran pengurus harian lainnya KH Dr Multazam Ahmad,MA, KH Dr Andi Purwono, MA , KH Fadlullah Turmudzi, KH Dr Eman Sulaeman dan beberapa pengurus komisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *