Muslimat NU Berperan dalam Membentuk Akhlakul Karimah Anak
SEMARANG[BahteraJateng] – Warga Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) berperan penting dalam meletakkan dasar-dasar pemahaman ajaran agama Islam dan membentuk akhlakul karimah di kalangan anak-anak.
Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Demak, Umi Hanik al Hafidlah, mengatakan karena itu figur para ibu yang aktif di organisasi Muslimat NU harus pandai-pandai memilih lembaga pendidikan dan guru yang akan membimbing dan memberikan pembelajaran kepada anak-anaknya.
“Terutama guru agama , asal usul atau sanad ilmunya harus jelas,,” kata nyai Umi Hanik saat menyampaikan sambutan pelantikan pengurus Pimpinan Anak Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kecamatan Sayung Kabupaten Demak, bersama Pimpinan Ranting Muslimat NU desa Timbulsloko dan Surodadi Sayung masa khidmah 2026-2031 di gedung pertemuan NU Ranting desa Pilangsari Sayung pada Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, tantangan yang dihadapi Muslimat NU dari pusat hingga bawah semakin besar dan berat,karena itu para pengurus Muslimat yang baru saja dilantik supaya benar-benar menyiapkan diri lahir batin dan telah mendapatkan restu dari suami untuk berkhidmah di NU melalui salah satu badan otonominya, yakni Muslimat.
Sebagai organisasi wanita yang berada dibawah naungan jam’iyyah NU,lanjutnya , pengurus Muslimat NU di semua tingkatan harus mengikuti garis perjuangan dan kebijakan para kiai dan NU, jangan bergeser sedikitpun.
Dia menambahkan, selain itu para pengurus harus selalu berupaya menjaga semangat dan rasa ikhlas dalam menjalankan amanat organisasi dan tidak mudah menyerah atau putus asa ketika menghadapi kendala atau rintangan saat menjalankan roda organisasi.
Karena, ujarhya , sebagaimana yang dialami selama ini dalam berjuang di NU dari dulu hingga sekarang, selalu saja ada atau muncul gelombang dan badai kendala yang tidak diduga sebelumnya. Kondisi itu hendaknya dijawab dengan membangun kebersamaan dan kekompakan antar pengurus.
“Dengan kekompakan dan kebersamaan semuanya akan bisa diatasi, seberat apapun persoalan itu. Setelah selesai pelantikan hendaknya segera digelar rapat kerja untuk menetapkan skala prioritas program kerja,” ujarnya.
Ketua PAC Muslimat NU Sayung, Muthiatun, mengatakan setelah dilantik bersama seluruh pengurus anak cabang dan ranting yang ada akan menjalankan program, baik program ancab maupun program cabang, wilayah maupun pusat yang didistribusikan.
Dikatakan dengan dilantiknya dua pengurus Muslimat di dua wilayah ranting di kecamatan Sayung , yakni Timbulsloko dan Surodadi bersamaan dengan pelantikan pimpinan ancab maka di seluruh desa di kecamatan Sayung telah terbentuk kepengurusan ranting Muslimat NU.
“Bersama 20 pimpinan ranting yang ada kami akan segera menjalankan program organisasi dengan melibatkan warga. Kepada cabang kami mohon bimbingannya, dan kepada ranting kami harap bisa dibangun kerjasama yang baik,” tuturnya.(day)

