Arya Setya Novanto
Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Arya Setya Novanto.(Dok. Sekwan)
|

Dewan Minta Dispora Semarang Berinovasi Dongkrak Retribusi Venue Olahraga

SEMARANG[BahteraJateng] – DPRD Kota Semarang meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang melakukan berbagai inovasi untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi venue olahraga yang dinilai belum mencapai target.

Hal itu disampaikan anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Arya Setyo Novanto. Ia mengatakan Pemerintah Kota Semarang telah melakukan perbaikan sejumlah fasilitas olahraga, seperti Tri Lomba Juang, Lapangan Sidodadi, dan Stadion Citarum. Namun, menurutnya, peningkatan fasilitas tersebut harus diimbangi dengan strategi agar masyarakat semakin banyak memanfaatkan venue olahraga.

“Fasilitas penunjang dan renovasi sudah dibangun. Nah, harus ada inovasi agar masyarakat banyak yang menggunakan venue ini,” ujar Arya pada Selasa (21/7).

Ia menilai Gedung Olahraga Manunggal Jati menjadi salah satu fasilitas yang perlu mendapat perhatian karena usianya sudah cukup tua sehingga membutuhkan renovasi. Selain pembenahan fisik, Dispora juga diminta memperkuat promosi mengingat olahraga kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

Arya mendorong Dispora menggandeng Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), organisasi kepemudaan, maupun komunitas olahraga untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mampu menarik masyarakat memanfaatkan fasilitas olahraga milik pemerintah.

Selain itu, ia mengusulkan pemberian tarif khusus atau potongan harga bagi pelajar dan mahasiswa agar penggunaan venue olahraga lebih terjangkau.

“Bisa dengan diskon khusus mahasiswa atau pelajar, jadi mereka bisa menggunakan fasilitas olahraga dengan murah,” katanya.

Di sisi lain, Arya meminta Dispora melakukan kajian terhadap seluruh fasilitas olahraga yang ada untuk menentukan prioritas perbaikan, termasuk Sport Center Kalisasak yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal.

Menurutnya, evaluasi diperlukan agar anggaran yang telah dialokasikan untuk pembangunan dan perbaikan sarana olahraga tidak terbuang sia-sia akibat rendahnya tingkat pemanfaatan oleh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *