Wisuda Sekolah Lansia Salimah Angkatan Pertama
Wisuda Sekolah Lansia Salimah (SALSA) Angkatan I dari Kecamatan Tembalang dan Banyumanik, di Aula Kecamatan Tembalang, Minggu (19/7).(Dok. SALSA)
|

Wisuda Sekolah Lansia Salimah Angkatan Pertama Luluskan 22 Peserta di Semarang

SEMARANG[BahteraJateng] – Sebanyak 22 peserta Sekolah Lansia Salimah (SALSA) Angkatan I dari Kecamatan Tembalang dan Banyumanik resmi diwisuda setelah menyelesaikan pendidikan nonformal selama satu tahun.

Wisuda yang digelar di Aula Kecamatan Tembalang pada Minggu (19/7/2026), menjadi angkatan pertama sejak program tersebut diluncurkan pada 2025.

Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Moh. Agus Junaidi, yang mewakili Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengapresiasi keberadaan SALSA sebagai bentuk pendidikan sepanjang hayat bagi lanjut usia. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif.

“Program seperti Sekolah Lansia Salimah sangat sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, materi pembelajaran mencakup keagamaan, kesehatan, psikologi, keterampilan sosial, pengelolaan keuangan keluarga, pemanfaatan teknologi, hingga senam ramah lansia. Selain menambah pengetahuan, program itu juga menjadi ruang silaturahmi agar para lansia tetap aktif berinteraksi dan terhindar dari kesepian.

Agus menegaskan Dinas Sosial Kota Semarang siap berkolaborasi dengan berbagai organisasi masyarakat untuk mengembangkan program pemberdayaan lansia, termasuk dukungan sarana dan prasarana.

Ketua PD Salimah Kota Semarang, Farida, mengatakan wisuda tersebut merupakan penghargaan atas semangat belajar para lansia.

“Belajar tidak mengenal batas usia. Kami berharap para lulusan SALSA tetap menjadi pribadi yang aktif, sehat, mandiri, dan terus memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” katanya.

Prosesi wisuda berlangsung layaknya wisuda perguruan tinggi, mulai dari penyematan samir, pemindahan tali toga, penyerahan piagam, hingga foto bersama. Acara juga dimeriahkan penampilan para peserta SALSA.

Secara nasional, program Sekolah Lansia Salimah telah diikuti lebih dari 10.000 peserta di 37 provinsi dan 406 kabupaten/kota.

Keberhasilan wisuda angkatan pertama di Kota Semarang diharapkan menjadi motivasi untuk memperluas akses pendidikan bagi lansia sehingga semakin banyak yang dapat menikmati pembelajaran sepanjang hayat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *