Panitia Harlah Seabad NU
Sekretaris Panitia Peringatan Seabad PWNU Jateng, Wahidin Said, memandu rapat persiapan layanan kesehatan, konsultasi hukum dan wakaf, Rabu (28/1).(Dok. PWNU Jateng)

Panitia Harlah Seabad NU di Batang Buka Posko Kesehatan, Konsultasi Hukum, dan Wakaf

SEMARANG[BahteraJateng] – Panitia Peringatan Hari Lahir (Harlah) Seabad Nahdlatul Ulama (NU) akan membuka posko layanan kesehatan, konsultasi hukum, dan wakaf selama pelaksanaan Apel Kemanusiaan di Alun-alun Kabupaten Batang, Minggu (1/2).

Sekretaris Panitia Harlah Seabad NU (berdasarkan perhitungan kalender Masehi) PWNU Jawa Tengah, Wahidin Said, mengatakan posko layanan akan dipusatkan di rumah dinas Bupati Batang. Seluruh layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.


“Ada lima jenis layanan yang kami siapkan, yaitu layanan kesehatan umum, layanan kesehatan oleh dokter spesialis, donor darah, konsultasi masalah hukum, serta konsultasi wakaf dan pertanahan,” kata Wahidin di Semarang pada Rabu (28/1).

Untuk mendukung pelaksanaan layanan tersebut, panitia menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra, di antaranya Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, RSJD Amino Gondo Utomo Semarang, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang.


Selain melibatkan mitra eksternal, panitia juga mengoptimalkan peran lembaga internal NU, yakni Lembaga Pelayanan dan Bantuan Hukum (LPBH) PWNU Jawa Tengah serta Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) PCNU Kabupaten Batang.

Wahidin menjelaskan, layanan posko akan dibuka mulai pukul 12.00 WIB hingga selesainya Apel Kemanusiaan. Saat ini, panitia masih mematangkan koordinasi teknis antara PWNU Jawa Tengah, panitia daerah, dan seluruh mitra kerja agar pelaksanaan berjalan lancar.

Usai Apel Kemanusiaan, rangkaian acara akan dilanjutkan dengan istighotsah yang dijadwalkan berlangsung setelah Salat Isya. Istighotsah akan dipimpin Wakil Ketua PW Jam’iyyatul Qurra wal Huffadz (JQH) NU Jawa Tengah, KH Ahmad Baduhun Badawi.

Sebelum istighotsah, kegiatan diawali dengan ngaji bandongan yang dipimpin Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidillah Shodaqoh, dengan kitab Aisyul Bahr yang membahas kehidupan hewan-hewan laut.

“Jemaah yang mengikuti istighotsah akan mendapatkan buku bacaan istighotsah serta salinan bagian kitab Aisyul Bahr yang dibacakan,” pungkas Wahidin.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *