Peduli Pendidikan Agama di Blora, Aiptu Adi Tri Sukmono Raih Kak Seto Award 2025
BLORA[BahteraJateng] – Aiptu Adi Tri Sukmono, anggota Polres Blora, menerima penghargaan Kak Seto Award 2025 atas dedikasi dan ketulusannya dalam membangun pendidikan keagamaan bagi anak-anak.
Penghargaan ini diberikan langsung oleh Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Kak Seto, dalam kunjungannya ke Blora pada Jumat (31/1) lalu.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi bagi tokoh-tokoh yang berkontribusi besar dalam dunia pendidikan dan perlindungan anak.

Aiptu Adi menjadi sosok inspiratif karena mengalokasikan gajinya sendiri untuk mendirikan dan mengelola TPQ Nurul Qur’an, yang kini menjadi rumah bagi lebih dari 164 peserta didik muda dan 80 santri dewasa.
Dalam acara tersebut, Kak Seto mengungkapkan kekagumannya terhadap dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh Aiptu Adi.

“Saya sangat terharu dan bangga. Seorang polisi yang tidak hanya bertugas melindungi masyarakat, tetapi juga dengan tulus membangun taman pendidikan Al-Qur’an dari gajinya sendiri. Ini bukan hanya amal baik di dunia, tetapi juga ladang pahala di akhirat nanti. Semoga ini menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa mendidik generasi muda adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa,” ujar Kak Seto.
Ia juga berpesan agar Aiptu Adi terus berjuang dalam mendidik generasi muda dengan ilmu agama tanpa pamrih dan tetap teguh dalam niat baiknya mengharap ridha dari Yang Maha Kuasa.
Penghargaan sebagai Penyemangat
Dalam kesempatan yang sama, bertempat di Mapolres Blora, Aiptu Adi dengan penuh rasa syukur menyampaikan terima kasih kepada Kak Seto dan Polres Blora yang telah mendukung langkahnya.
Baginya, penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi juga pengingat bahwa apa yang ia lakukan adalah bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual.
“Harapan saya, semoga sedikit yang saya lakukan ini bisa menjadi bagian dari upaya menguatkan keimanan generasi muda. Saya ingin menginspirasi rekan-rekan Polri di mana pun agar tidak pernah lelah berbuat kebaikan, sekecil apa pun. Sebab kita tidak pernah tahu, amalan mana yang akan menjadi jalan kita menuju surga,” ujar Aiptu Adi penuh haru, Jumat (7/2).
Polisi sebagai Pelita Masa Depan
Pengabdian tanpa batas yang ditunjukkan oleh Aiptu Adi menjadi bukti bahwa seorang polisi tidak hanya bertugas dalam bidang keamanan, tetapi juga dapat menjadi pelita bagi masa depan generasi muda.
Keberhasilannya membangun TPQ Nurul Qur’an dari nol hingga kini berkembang pesat merupakan contoh nyata bahwa kebaikan dan keikhlasan mampu membawa perubahan besar.
Semoga kisah inspiratif ini dapat menggerakkan lebih banyak orang untuk turut serta dalam membangun pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.(sun)

