putut ismayana
| |

Pemkab Blora Perkuat Sinergi Lintas Sektor Cegah dan Kendali AIDS, TBC, serta Malaria

BLORA[BahteraJateng] – Pemerintah Kabupaten Blora memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) melalui kegiatan Penguatan Forum Kemitraan di Saung Mekar Sari, Embung Rowo, Kelurahan Karangjati pada Senin-Selasa (8–9/9).

Forum ini dihadiri Bapperida, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN/BUMD, sektor swasta, LSM, Baznas, PMI, Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), dan unsur masyarakat lainnya.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Blora, Tri Cahyo Warsoko menegaskan pentingnya kemitraan berkelanjutan melalui integrasi program ATM ke dokumen perencanaan dan penganggaran.

“Kolaborasi lintas sektor harus diperkuat, baik dalam perencanaan maupun dukungan anggaran, agar program ATM berjalan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan SDA Kesehatan Dinkes Blora, Anton Suwoto, memaparkan data ATM. Capaian temuan TBC mencapai 8.700 orang atau 84,61% dari target 9.720. Kasus TBC anak 345 kasus. Sementara capaian program AIDS 81,2% dari target 85%.

“Data ini jadi dasar menentukan prioritas. Peran Puskesmas dan mitra sangat diperlukan untuk meningkatkan capaian,” jelasnya.

Forum juga membahas usulan kegiatan prioritas melalui kemitraan CSR, Baznas, PMI, OPD nonkesehatan, dan masyarakat.

Ketua Forum TJSLP Blora, Heri Slamet Hariyadi, menyebut dunia usaha punya ruang berkontribusi dalam pencegahan ATM.

Di akhir kegiatan dirumuskan rencana tindak lanjut berupa kontribusi anggaran dan kegiatan prioritas.

Pemkab Blora berharap penguatan forum ini mampu mewujudkan masyarakat Blora yang lebih sehat melalui penanganan ATM yang terpadu dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *