Pemkab dan Kodim 0716/Demak Tanam 1.000 Mangrove di Wedung
DEMAK[BahteraJateng] – Pemerintah Kabupaten Demak bersama Kodim 0716/Demak melakukan penanaman mangrove secara serentak di kawasan pesisir Dukuh Gejoyo, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak pada Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan pesisir sekaligus mengurangi dampak abrasi pantai yang terus mengancam wilayah utara Demak.
Untuk tingkat Provinsi Jawa Tengah, kegiatan penanaman mangrove dipusatkan di Kabupaten Kendal dan dilaksanakan secara serentak di sejumlah daerah pesisir lainnya.
Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol Arm Dony Romansah mengatakan, sebanyak 1.000 bibit mangrove ditanam di wilayah Kabupaten Demak. Sementara secara keseluruhan di Jawa Tengah, jumlah bibit yang ditanam mencapai sekitar 25.000 pohon.
“Program penanaman mangrove ini tidak hanya dilaksanakan sekali, tetapi akan dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan berbagai pihak terkait,” ujar Dony.
Menurut dia, keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain mampu menahan laju abrasi dan mengurangi dampak gelombang laut, mangrove juga menjadi habitat alami bagi berbagai biota pesisir.
“Ekosistem mangrove harus dijaga bersama karena manfaatnya sangat besar, baik untuk lingkungan maupun masyarakat pesisir,” katanya.
Wakil Bupati Demak, Muhammad Badruddin, mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI dalam upaya penanganan abrasi di wilayah pesisir Demak. Ia menilai, pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam penanganan abrasi. Program seperti ini perlu disinergikan dengan masyarakat agar ekosistem yang ada dapat dijaga bersama,” ujar Badruddin.
Ia berharap kegiatan penanaman mangrove tidak hanya menjadi program seremonial, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kawasan pesisir.
Selain penanaman mangrove, Pemerintah Kabupaten Demak juga menyoroti kondisi infrastruktur menuju kawasan pesisir yang dinilai masih memerlukan perhatian. Sejumlah akses jalan menuju wilayah pantai disebut perlu diperbaiki guna mendukung mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
“Akses jalan merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat. Ke depan hal ini juga akan menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.

