Pemprov Jateng Perkuat Ekosistem Perumahan Hijau Lewat Kolaborasi dengan Swasta
SEMARANG[BahteraJateng] — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat ekosistem perumahan hijau melalui kolaborasi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pihak swasta. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jateng dalam mewujudkan ekonomi hijau (green economy) di sektor permukiman.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pengembangan kluster Sakalint Green Residential di kawasan Perumahan Grandia Metropolis, Kota Semarang.

Proyek ini merupakan kerja sama antara BUMD PT Jateng Petro Energy (JPEN) dengan pengembang The Grandia Group, serta didukung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, sektor perumahan memiliki peran strategis dalam agenda transisi menuju green economy karena dimulai dari lingkungan rumah tangga.
Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat terkait pengelolaan sampah dan pemanfaatan energi terbarukan dapat dimulai dari kawasan permukiman.
“Jawa Tengah ke depan harus menuju green economy. Perumahan menjadi pintu masuk paling efektif karena dimulai dari rumah,” ujar Luthfi saat peletakan batu pertama proyek tersebut di Ngaliyan, Semarang pada Selasa (13/1).
Luthfi menambahkan, kebutuhan hunian di Jawa Tengah masih mencapai sekitar 1,37 juta unit. Kondisi ini membuka peluang besar bagi pengembang untuk menghadirkan rumah yang tidak hanya layak huni, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Selain itu, Pemprov Jateng menekankan pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Menurut Luthfi, konsep perumahan hijau relevan untuk mendukung target penanganan sampah hingga 2029.
Pemprov Jateng juga mendorong pemanfaatan energi terbarukan di kawasan permukiman, termasuk penggunaan gas bumi dan panel surya.
Sementara itu, Direktur The Grandia Group Aurelia Ines Megaputri mengatakan, konsep green living diterapkan melalui desain dan infrastruktur kawasan, seperti penggunaan sistem kabel bawah tanah untuk menciptakan lingkungan yang lebih rapi dan aman.
Ia menegaskan komitmen perusahaannya untuk menjadi pelopor hunian berkonsep green residential di Jawa Tengah.

