Ketua Komisi C BHB: Peran BLUD & BUMD di Jateng Perlu Dioptimalkan
MEDAN[BahteraJateng] – Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah monitoring pengayaan informasi ke Sumatera Utara, Selasa(7/10), terkait penguatan pengelolaan keuangan rumah sakit dan opimalisasi BUMD.
Dua topik tersebut menjadi bahan kajian Komisi C saat berada di kota Medan, Sumatera Utara. Topik pertama yakni penguatan informasi mengenai pengelolaan keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang berbasis Badan Layanan Umum Daerah (BULD).
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi C Bambang Hariyanto Baharudin, didampingi direktur RSUD Moewardi Solo dan juga RSUD Margono S Purwokerto. Mereka diterima Direktur Utama RSI Hadi Medan Dr Sri Suriyani Purnamawati dan jajaran manajar operasional
di Ruang Rapat.
Menurut Ketua Komisi C Bambang Hariyanto Baharudin, kita bisa melihat dan meniru RSI Hadi Medan tentang penguatan rumah sakit berbasis BLUD.
“Keberadaan rumah sakit milik Pemprov Sumatera Utara itu dinilai berhasil menerapkan Badan Layanan Umum Daerah ( BLUD ) secara optimal sekaligus mampu menunjukkan kinerja keuangan yang baik, tata kelola tertib serta layanan kesehatan yang terus meningkat,” tutur Bambang yang akrab disapa BHB itu, seperti dikutip laman dprd.jatengprov.go.id.
Sementara Sri Suriyani menjelaskan, RSU Haji Medan berdiri pada 1992 semula dikelola oleh yayasan, kemudian diambil alih oleh Pemprov Sumatera Utara sebagai UPTD Dinas Kesehatan.
“Kami menjalankan pelayanan berbasis syariat Islam, pasien perempuan dirawat oleh perawat perempuan dan sebaliknya. Rumah sakit ini menjadi rujukan pasien BPJS, melalui aplikasi JKN,” jelasnya.
Untuk memudahkan masyarakat maupun pelayanan, tambahnya, saat ini hampir semua bisa dilakukan atau dilihat dan diakses via aplikasi.
“Sekarang Gubernur sudah meluncurkan BPJS Prioritas, dimana setiap pasien hanya membawa KTP saja sudah bisa berobat,” ujar Sri.
Ditengah Diskusi, Deddy anggota Komisi C menanyakan tentang banyaknya keluhan tentang pasien BPJS, sedangkan di RS Haji Medan ini, Perintah Gubernur tidak boleh menolak pasien, dan rs ini selalu meningkatkan pelayanannya.
Sedang topik kedua yakni upaya mengoptimalkan peran dan fungsi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) khususnya dalam bidang jasa keuangan, Komisi C melanjutkan kunjungannya kePemprov Sumatera Utara.
Di Kantor Pemprov Sumatera Utara, Komisi C diterima oleh Kepala Biro Perekonomian Dr Poppy Marulita Hutagalung pada Rabu (8/10/2025). Kunjungan ini, Komisi C didampingi oleh BPKAD Jateng, Dirut Jamkrida, beberapa BPR BKK dan juga Bank Jateng.

