Perhutani Randublatung dan Forkopimcam Kradenan Gelar Sosialisasi Pencegahan Karhutla
BLORA[BahteraJateng] – Perum Perhutani KPH Randublatung bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kradenan menggelar sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Wisata Gua Sentono, Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan pada Selasa (8/9).
Kegiatan dihadiri Danramil 10/Kradenan Kodim 0721/Blora Kapten Inf. Sugiyanto, perwakilan Kapolsek Kradenan Joko Bambang, perwakilan Camat Kradenan Gistri, dan Asper BKPH Beran Muslim yang mewakili Administratur/KKPH Randublatung.
Asper/KBKPH Beran, Muslim menyampaikan sosialisasi ini bertujuan memperkuat koordinasi antarlembaga dan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pencegahan Karhutla di musim kemarau.
“Musim kemarau kondisi vegetasi lebih kering sehingga api lebih mudah menjalar. Oleh karena itu pencegahan harus dilakukan sejak dini dan menjadi tanggung jawab bersama,” ungkap Beran.
Ia mengapresiasi Forkopimcam Kradenan yang konsisten mengajak Perhutani mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang memicu kebakaran. Menurutnya dampak Karhutla tidak hanya kerugian materiil, tetapi juga mengganggu keseimbangan lingkungan.
Ditempat yang sama, perwakilan Kapolsek Kradenan, Joko Bambang, mengajak semua pihak menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan. Ia menegaskan komunikasi dan silaturahmi berkelanjutan kepada tokoh masyarakat penting untuk mengantisipasi gangguan lebih awal.
Sementara itu, perwakilan Camat Kradenan, Gistri, menyatakan dukungan penuh terhadap pencegahan Karhutla.
“Tujuannya menjaga keamanan dan kelestarian hutan di wilayah Kradenan serta menciptakan lingkungan aman bagi masyarakat. Dan program pencegahan dini ini penting agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan maupun kebakaran di permukiman masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu juga disampaikan program Pemkab Blora terkait lomba kelestarian pohon dengan kriteria manfaat, umur, dan pemeliharaan pohon.
Danramil 10/Kradenan, Kapten Inf. Sugiyanto, menegaskan bahwa sosialisasi sangat penting agar masyarakat memahami dampak Karhutla dan bisa berperan aktif mencegahnya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani bersama Forkopimcam Kradenan sepakat bahwa pencegahan Karhutla adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Sinergi Perhutani, TNI, Polri, pemerintah, dan warga diharapkan menekan potensi Karhutla sedini mungkin.


