PMII Pemalang Sampaikan 13 Tuntutan ke Wabup
PEMALANG[BahteraJateng] — Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pemalang menyampaikan 13 tuntutan kepada Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, dalam audiensi di ruang rapat Setda, Jumat (29/8).
Ketua PC PMII Pemalang, M. Ade Sulaiman, mengatakan tuntutan tersebut lahir dari advokasi dan kajian atas keluhan masyarakat di berbagai wilayah.

“Audiensi ini kami lakukan untuk membahas secara langsung masalah-masalah yang dihadapi masyarakat Pemalang. Tiga belas poin yang kami ajukan merupakan hal-hal mendesak yang memerlukan perhatian segera dari pemerintah daerah,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Minggu (31/8).
Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain perbaikan infrastruktur jalan rusak di Jatingarang, Bodeh, dan Watukumpul, penanganan banjir rob di Ulujami, pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di setiap kecamatan, hingga pengentasan kemiskinan ekstrem.

PMII juga menyoroti pemerataan fasilitas kesehatan dan pendidikan, pengadaan perguruan tinggi negeri di Pemalang, revitalisasi sumber air bersih, peningkatan gizi anak dan ibu hamil, perbaikan insentif guru serta tenaga honorer, hingga pengawasan kendaraan bermuatan besar.
“Kami berharap agar setiap persoalan yang kami ajukan bisa segera mendapatkan perhatian serius demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pemalang,” tegas Ade.
Menanggapi hal itu, Wabup Nurkholes mengapresiasi langkah PMII yang dianggap strategis dalam menyuarakan aspirasi rakyat.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap masukan mahasiswa. “Kami sangat mengapresiasi peran PMII yang memberikan masukan konstruktif untuk kemajuan Pemalang,” ujarnya.
Nurkholes menambahkan, beberapa persoalan yang disampaikan sudah dalam tahap penyelesaian. Jalan di Desa Jatingarang, Bodeh, misalnya, sudah masuk tahap lelang, sementara untuk longsor di Watukumpul pihaknya masih berkoordinasi dengan Perhutani terkait pembebasan lahan.
Audiensi ini ditutup dengan kesepakatan antara Pemkab Pemalang dan PMII untuk terus berkomunikasi mencari solusi terbaik atas permasalahan daerah.

