Pendaki Gunung Merbabu Via Jalur Selo 
Polres Boyolali menggelar sosialisasi keselamatan pendakian bagi para pendaki di Balai Taman Nasional Gunung Merbabu Jalur Selo, Kabupaten Boyolali, Minggu (31/5).(Dok. Humas Polres)

Polisi Sosialisasi Keselamatan Pendakian kepada Pendaki Gunung Merbabu Via Jalur Selo 

BOYOLALI[BahteraJateng] – Polres Boyolali menggelar sosialisasi keselamatan pendakian bagi para pendaki di Balai Taman Nasional Gunung Merbabu Jalur Selo, Kabupaten Boyolali pada Minggu (31/5).

Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran keselamatan sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan selama aktivitas pendakian di kawasan Gunung Merbabu.

Sosialisasi yang dipimpin Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.15 WIB dan diikuti sekitar 300 pendaki yang akan mendaki melalui jalur Selo.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Polres Boyolali, di antaranya Kabag Ops Kompol Solikhin, Kasat Lantas AKP Tri Afandi, Kasat Binmas AKP Joni Aryanto, Kasat Intelkam AKP Anis Arofah, Kapolsek Selo AKP Kiryanto, serta perwakilan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, termasuk Kasi SMPTN II Tri Wiyanto dan Kepala Resor TN Gunung Merbabu Selo Jahrudin.

Dalam arahannya, Kapolres mengingatkan para pendaki agar mempersiapkan kondisi fisik secara optimal, membawa perlengkapan yang memadai, serta selalu memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan selama perjalanan menuju puncak Gunung Merbabu.

Selain faktor keselamatan, para pendaki juga diminta menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kepedulian terhadap kebersihan kawasan gunung tidak hanya menjaga ekosistem, tetapi juga membantu mencegah potensi kebakaran hutan, terutama pada musim kemarau yang rawan munculnya titik api akibat kelalaian manusia,” ujarnya.

Kapolres juga menyinggung peristiwa meninggalnya satu keluarga di kawasan wisata glamping di Kabupaten Temanggung beberapa waktu lalu. Ia meminta para pendaki untuk lebih berhati-hati, memahami batas kemampuan diri, serta tidak mengabaikan prosedur keselamatan selama melakukan aktivitas di alam terbuka.

“Pendaki harus selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan yang berlaku, dan tidak memaksakan diri apabila kondisi fisik tidak memungkinkan,” pesannya.

Lebih lanjut, para pendaki diingatkan untuk mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan pengelola jalur pendakian. Kepatuhan terhadap aturan tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman selama pendakian.

Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan spanduk berisi imbauan keselamatan dan larangan di area Balai Taman Nasional Gunung Merbabu Jalur Selo serta foto bersama para peserta.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar sebagai wujud sinergi antara Polres Boyolali dan pengelola kawasan konservasi dalam meningkatkan keselamatan pendaki serta menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Gunung Merbabu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *