Anggota DPRD Kota Semarang, Siti Roika, sebagai narasumber utama pada FGD yang digelar Disbudpar, Senin (17/2) di Balai Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara.(Foto Ist)
|

Siti Roika Berharap Program Pemberdayaan Masyarakat Dapat Menyejahterakan 

SEMARANG[BahteraJateng] – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kota Semarang menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Membangun Model Pemberdayaan Masyarakat Efektif dalam Pengelolaan Destinasi Wisata”, pada Senin (17/2) di Balai Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara.

Acara ini dihadiri warga setempat, khususnya yang tinggal di sekitar Kota Lama Semarang, dengan menghadirkan Anggota DPRD Kota Semarang, Siti Roika, sebagai narasumber utama.


Dalam diskusi ini, masyarakat diberikan ruang untuk berbagi gagasan terkait strategi pengelolaan destinasi wisata berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.

Salah satu usulan utama adalah keterlibatan warga Kelurahan Tanjung Mas dalam mengisi area UMKM di Kota Lama, sehingga produk lokal semakin dikenal wisatawan.


Selain itu, peserta juga mengusulkan pemanfaatan area bawah flyover Tanjung Mas sebagai pusat pasar cinderamata dan oleh-oleh khas Semarang. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata sekaligus membuka peluang usaha bagi warga sekitar.

Ide Kreatif: Kampung Wisata Berbasis Agro
Salah satu gagasan menarik dalam FGD ini adalah pengembangan kampung wisata berbasis agro, yang melibatkan kelompok wanita tani di Kelurahan Tanjung Mas. Konsep ini memungkinkan wisatawan untuk menikmati pengalaman wisata alam sekaligus edukasi pertanian.

“FGD ini merupakan langkah awal dalam menciptakan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha di sektor pariwisata. Saya berharap hasil diskusi ini dapat ditindaklanjuti dengan program-program nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Ika, sapaan akrab anggota DPRD Kota Semarang dari fraksi PKS tersebut.

Melalui forum ini, DISBUDPAR Semarang berharap Kota Lama tidak hanya menjadi destinasi wisata unggulan, tetapi juga mampu memberdayakan masyarakat lokal melalui berbagai sektor, seperti UMKM dan agrowisata.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *