Survei Y-Publica, Agustina-Iswar Unggul di Pilwakot Semarang Namun Undecided Voters Masih Tinggi

SEMARANG[BahteraJateng] – Survei Y-Publica yang digelar pada 7-12 September 2024 mengungkapkan bahwa pasangan Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin, yang diusung PDI Perjuangan, memimpin dengan elektabilitas sebesar 35,4 persen dalam Pilkada Semarang. Sementara itu, pasangan Yoyok Sukawi dan Joko Santoso, yang diusung koalisi 17 partai, hanya memperoleh 29,7 persen.

Meski unggul, angka undecided voters atau pemilih yang belum menentukan pilihan masih signifikan, yakni sebesar 30,2 persen. Hal ini menunjukkan bahwa hasil akhir Pilkada masih bisa berubah, tergantung pada strategi kampanye dan sosialisasi dari kedua pasangan calon.

Direktur Eksekutif Y-Publica, Rudi Hartono, menjelaskan bahwa sebagian besar undecided voters berasal dari kalangan kelas menengah dan terpelajar yang cenderung menunggu program serta visi-misi kandidat sebelum membuat keputusan. Menurut Rudi, kelompok ini bisa menjadi faktor penentu dalam Pilkada.

“Sebagian besar undecided voters berasal dari kelas menengah dan terpelajar. Mereka belum memutuskan pilihan politik dikarenakan menunggu masa kampanye dan sosialisasi visi-misi para kandidat,” ungkapnya.

Selain itu, survei juga menunjukkan bahwa pasangan Agustina-Iswar mendapatkan keuntungan dari pengenalan yang cukup baik oleh masyarakat, meski baru diumumkan sebagai calon pada akhir Agustus. Sebanyak 56,7 persen responden mengetahui bahwa mereka diusung oleh PDI Perjuangan, sementara pasangan Yoyok-Joko diusung oleh koalisi partai diketahui oleh 55,6 persen.

Terkait elektabilitas, Rudi mengatakan alasan utama pemilih mendukung Agustina-Iswar adalah pengalaman mereka dalam pemerintahan. “Agustina memiliki rekam jejak panjang dalam politik, mulai dari DPRD Kota Semarang, DPRD Provinsi Jateng hingga DPR-RI, sedangkan Iswar adalah Sekretaris Daerah Kota Semarang,” terang dia.

Menariknya, pasangan Agustina-Iswar sangat unggul di kalangan pemilih perempuan dengan 54,2 persen dukungan. Di kelompok Gen Z, pasangan ini juga memimpin dengan 53,4 persen. Sebaliknya, pasangan Yoyok-Joko unggul di kalangan generasi baby boomers dengan elektabilitas 39,8 persen.

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemkot Semarang juga mempengaruhi pasangan Agustin-Iswar. Sebagai informasi, approval rating terhadap kinerja Pemkot Semarang cukup tinggi, yakni 72,4 persen. “Jika approval rating petahana tinggi, maka itu memberi efek elektoral bagi orang separtainya atau orang di pemerintahannya yang maju sebagai kandidat,” jelasnya.

Survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling, melibatkan 600 responden, dan memiliki margin of error sebesar 4 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *