Tujuh Truk Parkir Liar di Pantura Batas Kendal-Semarang Ditilang
KENDAL[BahteraJateng] — Tujuh truk ditindak petugas gabungan setelah kedapatan parkir atau berhenti sembarangan di bahu jalan Pantura batas Kendal-Semarang, tepatnya di Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal pada Selasa (1/9).
Penertiban dilakukan menyusul keluhan warga terkait kendaraan berat yang kerap mangkal di kawasan perbatasan Kendal-Semarang tersebut.
Petugas gabungan Polres Kendal, Kodim Kendal, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal menemukan truk berhenti di kedua sisi jalan, baik jalur menuju Semarang maupun arah Kaliwungu. Padahal, lokasi tersebut telah dilengkapi rambu larangan berhenti.
Kasat Lantas Polres Kendal AKP Panji Yugo Putranto mengatakan, kendaraan berat yang tetap berhenti di lokasi terlarang berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.
“Sudah jelas ada rambu larangan berhenti dipasang, namun truk besar ini masih nekat berhenti dan parkir di pinggir jalan,” ujar Panji.
Dari penertiban tersebut, petugas mengamankan tujuh barang bukti yang terdiri atas tiga kendaraan, tiga SIM, dan satu STNK. Tiga truk bahkan harus diamankan karena pengemudinya tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan.
“Ada tiga truk yang kita amankan karena tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan dan akan kita bawa serta dititipkan di kantong parkir yang ada,” jelasnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal Muhammad Eko mengatakan, penertiban dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial.
Menurutnya, tindakan tersebut diharapkan memberikan efek jera sehingga pengemudi tidak kembali memarkirkan kendaraan di kawasan terlarang.
“Dengan kegiatan ini bisa menimbulkan efek jera. Bagi masyarakat yang masih melihat kendaraan parkir atau berhenti di batas kota, segera melapor atau mengingatkan,” kata Eko.
Eko menambahkan, pengawasan tidak dapat dilakukan selama 24 jam. Karena itu, kesadaran pengemudi diperlukan agar persoalan truk parkir sembarangan di perbatasan Kendal-Semarang tidak terus berulang.
Petugas berharap penertiban membuat bahu jalan kembali berfungsi sebagaimana mestinya dan menjaga kelancaran serta keselamatan lalu lintas di jalur Pantura.


