51 Ribu Wisman Naik Kereta di Daop 4 Semarang, Meningkat 9,38 Persen
SEMARANG[BahteraJateng] – Minat wisatawan mancanegara (wisman) menggunakan layanan moda transportasi kereta api di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang terus menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Selama periode Januari hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 51.372 warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta api dari dan menuju wilayah Daop 4 Semarang.
Jumlah tersebut meningkat 9,38 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencatat 46.968 penumpang WNA.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan peningkatan jumlah penumpang asing menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama wisatawan mancanegara untuk menjelajahi berbagai daerah di Jawa Tengah, seperti Semarang, Pekalongan, Grobogan, Tegal, Pemalang, hingga Blora.
“Selain nyaman dan tepat waktu, perjalanan menggunakan kereta api juga memberikan pengalaman wisata tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang ingin menikmati keindahan lanskap pedesaan, perkotaan, hingga pesisir pantai di sepanjang jalur rel,” ujar Luqman pada Jumat (17/6).
Menurutnya, kereta api menjadi moda transportasi yang efisien dan ramah lingkungan bagi wisatawan asing karena menawarkan kenyamanan, keamanan, serta akses langsung ke berbagai destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah.
Data KAI Daop 4 Semarang menunjukkan Stasiun Semarang Tawang menjadi titik naik dan turun penumpang WNA terbanyak dengan 24.976 penumpang. Selanjutnya Stasiun Semarang Poncol sebanyak 6.647 penumpang, Stasiun Tegal 6.238 penumpang, Stasiun Pekalongan 4.758 penumpang, Stasiun Pemalang 3.722 penumpang, dan Stasiun Weleri 1.869 penumpang.
Luqman menambahkan, KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan, keandalan prasarana, serta keselamatan perjalanan guna mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.
“Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata, KAI optimistis Daop 4 Semarang dapat menjadi salah satu gerbang utama wisatawan mancanegara untuk mengenal potensi wisata Jawa Tengah melalui transportasi kereta api,” tandasnya.


