Gen Z dan Milineal Tak Utamakan Penginapan Mahal Saat Liburan
JAKARTA [BahteraJateng]- Survei akomodasi terbesar di dunia, SiteMinder menyebutkan Gen Z dan Milineal tidak menghabiskan uang saat berliburan untuk penginapan mahal.
Country Manager SiteMinder Indonesia, Rio Ricaro mengatakan, wisatawan sadar akan pengeluaran bersedia mengeluarkan uang untuk hal-hal penting dan sesuai dengan nilai mereka.

“Terlepas dari keterbatasan anggaran mereka akan mempertimbangkan nilai membayar biaya tambahan untuk semua jenis penginapan yang ramah lingkungan,” kata Rio Ricaro, Sabtu (8/3).
Dalam survei sebanyak 12.000 responden dari beberapa negara melaporkan Gen Z (58%) dan Milenial (57%) berniat untuk berbelanja lebih banyak untuk perjalanan mereka berikutnya daripada tahun lalu.

“Daftar hotel dan resort besar menyamai hostel dan motel hemat (18%) sebagai jenis penginapan yang menurut mayoritas wisatawan akan mereka pilih dalam perjalanan mendatang,” kata dia.
Menurut dia, orang lebih muda lebih cenderung mencari pilihan penginapan hemat. Hal ini dibandingkan dengan mereka berusia menengah hingga pensiun kemungkinan memiliki pendapatan lebih tinggi atau lebih banyak menyimpan uang di tabungan mereka.
“Perbedaan ekonomi dan budaya secara umum di antara berbagai negara juga memengaruhi pencarian penginapan,” terang dia.
Dicontohkan, warta Australia menekankan kembali kecintaan mereka pada alam bebas untuk memesan taman liburan dan tempat berkemah (11%). Sementara itu, wisatawan Indonesia (22%) lebih memilih untuk memesan hotel hemat, sedangkan wisatawan Tiongkok (35%) dan Singapura (32%) paling tertarik dengan hotel berkonsep atau hotel mewah.
Wisatawan juga memprioritaskan lingkungan dalam pilihan penginapan mereka. Mulai tempat berkemah atau resort mewah, tujuh dari sepuluh wisatawan bersedia membayar lebih mahal untuk penginapan ramah lingkungan.
“Di antara orang Indonesia, angka ini meningkat menjadi 95%, angka tertinggi di antara negara lainnya,” kata dia.
Dia melanjutkan, penyedia penginapan harus melihat hal ini sebagai tanda wisatawan semakin memperhatikan hal-hal lebih detil di luar hiburan dan fasilitas biasa.

