Rakerwil dan Pelatihan Pengasuh LKSA PWM Jateng: Perkuat Sinergi dan Transformasi Layanan Ummat

SEMARANG[BahteraJateng] — Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) serta Pelatihan Pengasuh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau Muhammadiyah Care Center (MCC) di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Srondol, Semarang, Sabtu–Minggu (8–9/11).

Kegiatan dua hari tersebut diikuti 254 peserta, terdiri atas 132 peserta pelatihan pengasuh dan 112 peserta Rakerwil dari berbagai daerah di Jawa Tengah.


Acara dibuka oleh Ketua PWM Jawa Tengah, Prof. Tafsir, yang menekankan pentingnya sinergi antar-amil dan lembaga sosial Muhammadiyah guna memperkuat pelayanan kesejahteraan umat.

“Gerakan sosial Muhammadiyah harus semakin profesional, mandiri, dan memiliki daya saing dalam melayani masyarakat. Rakerwil ini menjadi momentum untuk memperkuat gerakan sosial berbasis nilai Islam berkemajuan,” ujarnya.


Ketua MPKS PWM Jawa Tengah, Mariman Darto, memaparkan arah kebijakan kerja MPKS yang diarahkan pada penguatan kolaborasi antar-lembaga sosial Muhammadiyah agar lebih responsif terhadap perubahan dan kebutuhan masyarakat.

Perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Haikal, turut hadir memberikan materi tentang pentingnya sinergi antara organisasi masyarakat dan kebijakan pemerintah dalam mendorong kemandirian desa dan peningkatan kesejahteraan warga.

Dalam sesi pelatihan, narasumber dari PP MPKS Muhammadiyah dan seorang psikolog dari Universitas Diponegoro (Undip) memberikan pembekalan mengenai pendampingan psikologis anak.

Salah satu sesi yang menjadi perhatian disampaikan oleh Hammam dengan materi “Menjadi Pengasuh yang Ikhlas dan Visioner”.

“Pengasuh harus menyadari bahwa tugas mereka bukan hanya menjaga, tetapi juga memfasilitasi masa depan anak-anak agar menjadi mandiri dan berdaya,” ujarnya.

Di akhir acara, diserahkan bantuan 12 unit laptop dari Yayasan Gerakan Beramal Baik kepada sejumlah LKSA Muhammadiyah terpilih untuk mendukung digitalisasi layanan sosial dan peningkatan administrasi panti.

Para peserta juga menyampaikan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kompetensi pengasuh serta memperluas jangkauan pelayanan sosial Muhammadiyah di Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *