GP Ansor Kota Semarang
PW GP Ansor Kota Semarang, menggelar kegiatan akreditasi 14 Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor se-Kota Semarang, Jumat (12/12) malam.(Dok Humas GP Ansor)

Akreditasi Ansor Tekankan Keaktifan Kader dan Tertib Administrasi

SEMARANG[BahteraJateng] – Ketua Bidang Akreditasi Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah, Ahmad Thoha, menegaskan pentingnya ketertiban administrasi dalam setiap kegiatan organisasi.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan akreditasi 14 Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor se-Kota Semarang, Jumat (12/12) malam.


Menurut Thoha, banyak kepengurusan yang aktif berkegiatan namun tidak disertai bukti administrasi yang memadai. Akibatnya, kegiatan tersebut dianggap tidak pernah dilakukan.

“Misalnya ada ranting atau PAC yang banyak kegiatan tapi tidak ada bukti administrasi, maka dianggap tidak pernah berkegiatan,” ujarnya.


Ia menjelaskan, akreditasi di semua tingkat kepengurusan Ansor bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas organisasi. Melalui akreditasi, kader didorong untuk aktif berorganisasi sekaligus tertib dalam administrasi.

Akreditasi PAC dilakukan oleh tim asesor PW GP Ansor Jawa Tengah, sedangkan akreditasi ranting dilaksanakan oleh tim asesor PC GP Ansor. Hasil akreditasi akan menjadi salah satu penentu kepesertaan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) X GP Ansor Kota Semarang.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kota Semarang, Abdur Rahman, mengatakan persoalan administrasi kepengurusan tidak hanya terjadi di Kota Semarang. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tertundanya Konferwil GP Ansor Jawa Tengah dan adanya masa caretaker kepengurusan.

Ia menyampaikan, rapat pleno pengurus harian PC GP Ansor Kota Semarang telah menyepakati pembentukan ranting baru dengan batas waktu hingga Agustus, serta pengaktifan kembali ranting dengan tenggat maksimal 20 November. Pleno juga menyepakati batas waktu pelaksanaan Konferancab bagi PAC yang masa kepengurusannya telah berakhir.

“Kami memberi toleransi agar Konferancab atau Konferanting dilaksanakan sebelum 20 November. Jika melewati batas itu, tidak bisa menjadi peserta Konfercab,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Abdur Rahman juga mengumumkan penundaan akreditasi Pengurus Ranting (PR) yang akan dilaksanakan pada hari Ahad dengan tiga sesi, yakni pagi, siang, dan sore.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *