Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Semarang
Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy, meninjau lokasi tanah amblas dan pagar jebol di Perumahan Griya Bukit Jati Asri, Kalirejo, akibat hujan berintensitas tinggi pada Kamis (12/2).(Dok. Humas Polres)
|

Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Semarang, Polres Terjunkan Regu Siaga Bhayangkara

UNGARAN[BahteraJateng] – Sejumlah wilayah di Kabupaten Semarang dilanda bencana hidrometeorologi akibat hujan berintensitas tinggi pada Kamis (12/2). Bencana yang terjadi meliputi tanah longsor, tanah amblas, hingga pagar pembatas rumah jebol yang memicu banjir bandang.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polres Semarang menurunkan 61 personel Regu Siaga Bhayangkara ke lokasi terdampak. Kapolres Semarang, Ratna Quratul Ainy, turun langsung memimpin penanganan di lapangan.


Di Kelurahan Kalirejo, longsor terjadi di Jalan Jati Raya yang menutup akses alternatif menuju Mranggen, Kabupaten Demak.

“Bersama BPBD Kabupaten Semarang, Damkar, dan warga, petugas melakukan evakuasi material dengan bantuan satu unit ekskavator hingga jalur kembali dapat dilalui,” ujarnya.


Kapolres juga meninjau lokasi tanah amblas dan pagar jebol di Perumahan Griya Bukit Jati Asri, Kalirejo. Dua rumah terdampak tanah amblas, sementara satu rumah mengalami banjir akibat talud belakang jebol. Peristiwa itu terjadi sekitar siang hari, melibatkan rumah milik Sukarti (54) dan Imam (46).

“Kami memastikan keamanan warga serta melakukan mitigasi untuk mencegah bencana susulan. Personel juga ditempatkan di wilayah Desa Gogik, Kecamatan Ungaran Barat,” kata Kapolres.

Bersama BPBD, petugas membuat saluran dan kolam darurat guna menampung debit air hujan agar tidak kembali menggenangi permukiman.

Turut hadir di lokasi Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening, Anggota DPRD Jawa Tengah Bagus Suryokusumo, serta Kepala BPBD Kabupaten Semarang Alexander Gunawan T.

“Kejadian ini menjadi bahan evaluasi bersama terkait pengelolaan aliran air dan mitigasi kerawanan bencana,” kata Bondan Marutohening.

Selain penanganan teknis, Kapolres juga memberikan dukungan psikologis kepada warga terdampak, termasuk keluarga Sukarti yang selamat dari kejadian saat tanah rumahnya amblas.

Dukungan tersebut diberikan agar trauma tidak berdampak pada kondisi kesehatan keluarga, khususnya suami Sukarti yang sedang sakit stroke.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *