Tiga Warga Todanan Terbakar Akibat Kebocoran Gas Elpiji
BLORA[BahteraJateng] – Tiga warga Desa Bakah, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora mengalami luka bakar setelah terjadi kebakaran yang dipicu kebocoran tabung gas elpiji 3 kilogram di dapur rumah salah satu korban pada Rabu (4/3) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di rumah milik korban berinisial SY (35). Saat itu SY baru saja membeli tabung gas elpiji 3 kg dan hendak memasangnya untuk memasak.

Namun karena mengalami kesulitan saat memasang regulator, ia kemudian meminta bantuan rekannya, SJ (39), yang berprofesi sebagai petani.
Saat SJ mencoba memasang regulator, tabung gas tersebut diduga mengalami kebocoran. Di saat yang bersamaan, di dalam dapur masih terdapat bara api dari perapian tradisional atau pawon yang sebelumnya digunakan SY untuk memasak.

Gas yang keluar dari tabung kemudian tersambar bara api hingga menimbulkan kobaran api yang langsung menyambar tubuh kedua perempuan tersebut.
Seorang warga lain berinisial S (45) yang berada di lokasi kejadian dan berusaha memberikan pertolongan justru ikut terkena sambaran api hingga mengalami luka bakar.
Kapolres Blora Wawan Andi Susanto melalui Kapolsek Kunduran Iptu Budi Santoso membenarkan peristiwa tersebut. Pihak kepolisian bersama personel TNI segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari perangkat desa setempat.
“Korban SY mengalami luka bakar sekitar 54 persen, korban SJ sekitar 64 persen, sedangkan korban S yang berusaha menolong mengalami luka bakar sekitar 10 persen,” ujar Iptu Budi Santoso pada Kamis (5/3).
Ketiga korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan sejumlah barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut.
Polisi mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat mengganti tabung gas elpiji dan memastikan tidak ada sumber api yang menyala guna mencegah terjadinya kebakaran.

