Jemaah Haji Yogyakarta
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan saat pelepasan jemaah haji Kota Yogyakarta 2026 di Grha Pandawa Balai Kota Yogyakarta, Muja-Muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, DIY, Rabu (15/4/2026). (Dok. BahteraJateng/HH)

Jumlah Jemaah Haji Yogyakarta Meningkat, 494 Calhaj Berangkat ke Tanah Suci 2026

YOGYAKARTA[BahteraJateng] – Jumlah jemaah haji asal Kota Yogyakarta pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan. Sebanyak 494 calon jemaah haji dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci, lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang belum mencapai 400 orang.

Para jemaah tersebut akan diberangkatkan melalui embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo dengan sistem layanan berbasis hotel. Seluruh jemaah terbagi ke dalam empat kelompok terbang (kloter).

Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Yogyakarta, Irfan Zainuddin, menjelaskan bahwa sebagian jemaah juga mengisi kuota dari daerah lain.

“Untuk kloter 6 ini seluruhnya merupakan jemaah asal Kota Yogyakarta dengan jumlah 353 orang,” ujar Irfan di Grha Pandawa Balai Kota Yogyakarta, Muja-Muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, DIY pada Rabu (15/4).

Selain itu, terdapat tiga jemaah yang tergabung dalam kloter 7 bersama rombongan Kabupaten Bantul. Sementara 136 jemaah lainnya masuk dalam kloter 26. Irfan juga menyebut ada dua jemaah yang mengisi kursi kosong dari rombongan Kabupaten Kulon Progo.

Dari total jemaah, sebanyak 215 orang merupakan laki-laki dan 179 perempuan. Usia jemaah pun beragam, mulai dari 16 tahun hingga 85 tahun. Dari sisi pendidikan, mayoritas jemaah memiliki latar belakang pendidikan tinggi, dengan 277 orang lulusan S1 hingga S3, disusul 51 lulusan diploma dan 105 lulusan SMA.

Untuk mendukung kelancaran ibadah, setiap kloter akan didampingi petugas yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, serta tenaga kesehatan.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menyambut baik peningkatan jumlah jemaah haji tahun ini. Ia menilai hal tersebut menjadi kabar menggembirakan sekaligus menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji.

“Kami sangat bersyukur karena jumlah jemaah meningkat cukup banyak dibanding tahun lalu. Ini menjadi kesempatan yang baik bagi masyarakat Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Wawan berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk serta menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci, mengingat cuaca yang kerap berubah.

“Utamakan ibadah, jaga kesehatan, dan tetap kompak. Selain itu, jaga nama baik Kota Yogyakarta dan setelah pulang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para petugas pendamping untuk terus meningkatkan kesiapan, mengingat adanya berbagai perubahan kebijakan dalam penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya.

“Petugas harus benar-benar menjalankan tugasnya secara optimal untuk membantu dan mempermudah jemaah, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar,” tambahnya.

Terkait kondisi di kawasan Timur Tengah, Wawan memastikan pemerintah telah melakukan berbagai persiapan dan perhitungan matang untuk menjamin keamanan dan kelancaran perjalanan ibadah haji.

“Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah telah mempersiapkan semuanya dengan baik, sehingga diharapkan seluruh proses ibadah berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *