Sedekah Bumi dan Haul Mbah Senari
Wali Kota Semarang, Agustina saat menghadiri Sedekah Bumi dan Haul Mbah Senari di Kelurahan Kudu, Minggu (12/7).(Dok. Humas Pemkot)

Agustina Usulkan Jajanan Tradisional Ndas Maling Jadi WBTB

SEMARANG[BahteraJateng] – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mendorong jajanan tradisional Ndas Maling asal Kelurahan Kudu, Kecamatan Genuk, diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ke Kementerian Kebudayaan.

Hal itu disampaikan Agustina saat menghadiri Sedekah Bumi dan Haul Mbah Senari di Kelurahan Kudu pada Minggu (12/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia juga mencoba langsung membuat Ndas Maling bersama warga.

Menurut Agustina, Ndas Maling memiliki nilai sejarah dan filosofi yang kuat sehingga layak mendapat pengakuan sebagai warisan budaya. Nama jajanan itu berkaitan dengan cerita masyarakat setempat tentang wilayah Menanging yang dahulu menjadi tempat orang memohon keselamatan. Kudapan tersebut kemudian dimaknai sebagai simbol harapan agar masyarakat menjauhi perbuatan buruk.

“Ndas Maling ini nanti mau saya video, terus saya kirimkan ke Jakarta, supaya bisa jadi Warisan Budaya Tak Benda,” kata Agustina.

Ia menginstruksikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang untuk menindaklanjuti usulan tersebut sekaligus mengawal proses kurasi agar Ndas Maling dapat berkembang sebagai produk oleh-oleh khas tanpa menghilangkan nilai tradisinya.

Agustina juga mengapresiasi tradisi Sedekah Bumi dan Haul Mbah Senari yang diselenggarakan secara gotong royong oleh masyarakat.

“Pelestarian tradisi lokal dapat memperkuat identitas budaya sekaligus mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi masyarakat di Kota Semarang,” ujarnya.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *