HUT ke-48 FKPPI
HUT ke-48 FKPPI.(Dok. FKPPI)

FKPPI Didorong Bertransformasi Jadi Motor Pembangunan

SEMARANG[BahteraJateng] – Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI) didorong terus bertransformasi dari organisasi yang awalnya menjadi wadah komunikasi anak-anak keluarga TNI/Polri menjadi motor penggerak pembangunan bangsa.

Dorongan tersebut disampaikan D. Dj. Kliwantoro dalam refleksinya memperingati 48 tahun berdirinya FKPPI yang dibentuk pada 12 September 1978.

Menurutnya, FKPPI memiliki sejarah panjang sebagai wadah komunikasi anak-anak purnawirawan dan prajurit TNI/Polri. Kehadiran organisasi tersebut antara lain dilatarbelakangi persoalan perkelahian antartangsi yang melibatkan anak-anak kompleks militer pada era 1970-an.

“Anak kolong kemudian dihimpun dalam wadah organisasi sekaligus diarahkan untuk menjadi bagian dari pengabdian dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tutur mantan Sekretaris Rayon Yansen pada era 1980-an tersebut pada Minggu (13/9).

Namun, perkembangan zaman membuat FKPPI menghadapi tantangan baru. Organisasi tersebut dinilai perlu melakukan revitalisasi kultur dan karakter agar nilai-nilai kejuangan, disiplin, serta etos kerja yang diwarisi dari lingkungan TNI-Polri dapat diterapkan dalam aksi sosial yang nyata dan humanis.

D. Dj. Kliwantoro menilai program kerja FKPPI juga harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat. Riset lapangan diperlukan sebelum menentukan kegiatan agar program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak.

“Penyusunan program kerja harus realistis dan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar dapat mengerjakannya,” ujarnya.

Ia juga mendorong masyarakat dilibatkan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi. Dengan cara tersebut, masyarakat akan merasa memiliki program sehingga turut menjaga hasil kegiatan dan mampu melanjutkannya secara mandiri.

Penguatan organisasi juga dinilai penting mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, rayon hingga subrayon. Struktur yang kuat diharapkan membuat program FKPPI dapat menyentuh masyarakat secara lebih merata.

Di era digital, FKPPI juga melakukan revitalisasi melalui program e-KTA. Program tersebut ditujukan untuk mempercepat pelayanan administrasi, merapikan basis data anggota, serta memastikan keabsahan keanggotaan secara nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *