Pimpinan Bank Jateng Cabang Kajen Sigit Nurbiyanto menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada Wakil Ketua III DPRD Provinsi Jawa Tengah Mohammad Saleh, S.T, M.En., yang berlokasi di Pendopo Kecamatan Kedungwuni, pada Jumat, (24/1).(Dok Bank Jateng)
| |

Bank Jateng Peduli Bencana Alam di Kabupaten Pekalongan, Salurkan Bantuan Sembako

KAJEN[BahteraJateng] – Bank Jateng peduli bencana alam, dengan menyalurkan bantuan berupa sembako kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pekalongan.

Bantuan Bank Jateng peduli bencana alam diserahkan secara simbolis pada Jumat (24/1) di Pendopo Kecamatan Kedungwuni, bersamaan dengan pemberian bantuan dari Dharma Wanita Kabupaten Pekalongan, BPBD Provinsi Jawa Tengah, dan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.


Acara penyerahan bantuan Bank Jateng peduli bencana alam dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, bersama Pimpinan Bank Jateng Cabang Kajen, Sigit Nurbiyanto.

Bantuan tersebut akan disalurkan ke lima wilayah terdampak, yakni Desa Pakis Putih, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kelurahan Kedungwuni Barat, Desa Kedungpatangewu, dan Kecamatan Petungkriyono.


Pimpinan Bank Jateng Cabang Kajen, Sigit Nurbiyanto, menyampaikan rasa duka mendalam atas bencana tersebut.

“Kami turut berduka cita atas bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pekalongan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak,” ujar Sigit.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh, juga mengapresiasi kepedulian Bank Jateng.

“Terima kasih kepada Bank Jateng atas bantuan yang telah diberikan. Kehadiran bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pekalongan telah mengakibatkan 22 orang meninggal dunia, sementara empat orang lainnya masih dalam pencarian. Selain itu, banyak rumah dan infrastruktur mengalami kerusakan, mempersulit kehidupan para korban.

Bantuan dari Bank Jateng diharapkan dapat memberikan dukungan moral dan materiil bagi masyarakat dalam menghadapi kondisi sulit ini.

Penyaluran sembako di lima titik lokasi terdampak menjadi salah satu langkah konkret untuk membantu proses pemulihan pasca-bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *