Cagub Ahmad Luthfi Bantah Isu Cawe-cawe Jokowi: Beliau Masyarakat Biasa
KARANGANYAR[BahteraJateng] – Calon Gubernur Jawa Tengah (Cagub) nomor urut 2, Ahmad Luthfi, menanggapi isu yang menyebut mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) cawe-cawe dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah. Menurut Luthfi, tudingan itu tidak benar dan menyesatkan karena saat ini Jokowi telah purna tugas dan menjadi masyarakat biasa.
“Pak Jokowi sudah purna tugas, jadi sekarang ini beliau masyarakat biasa. Tidak ada kaitannya dengan cawe-cawe,” ujar Luthfi usai mengikuti pawai di Karanganyar, Kamis (22/11/2024).
Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa sebagai masyarakat sipil, Jokowi berhak mengikuti kegiatan apa pun, termasuk pawai yang bertujuan menyapa masyarakat. Kebiasaan Jokowi blusukan dan bertemu warga, kata Luthfi, sudah melekat sejak menjabat Wali Kota Solo dan berlanjut hingga sekarang.
“Pak Jokowi itu dekat dengan masyarakat. Jalan-jalan dan bertemu warga sudah menjadi kebiasaan beliau sejak dulu,” tambah Luthfi.
Pawai di Karanganyar yang diikuti Jokowi dan Luthfi juga membawa manfaat besar, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran masyarakat yang memadati lokasi pawai meningkatkan pendapatan pedagang seperti cilok, es teh, sosis, hingga pempek.
Sementara itu, Jokowi sebelumnya secara terbuka menyatakan dukungan kepada pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin dalam Pilgub Jateng. Menurut Jokowi, ada dua alasan utama di balik dukungannya.
Pertama, Jokowi meyakini bahwa pasangan Luthfi-Yasin mampu melanjutkan program kerja pemerintahan sebelumnya. Kedua, mereka diyakini dapat bersinergi dengan pemerintahan saat ini yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
“Beliau bisa bersinergi kuat dengan pemerintahan Bapak Prabowo Subianto,” ujar Jokowi saat mendampingi pasangan ini di Kabupaten Grobogan beberapa waktu lalu.
Ahmad Luthfi berharap kehadiran Jokowi tidak disalahartikan secara politis, melainkan dilihat sebagai bentuk kepedulian seorang tokoh kepada masyarakat. “Pak Jokowi hanya menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat, tanpa maksud lain,” tutupnya.
Blusukan dan interaksi Jokowi dengan masyarakat, menurut Luthfi, adalah cerminan komitmen beliau untuk terus hadir di tengah wong cilik, meski kini telah menjadi masyarakat biasa.

