CSR Bank Jateng Salurkan Rp39,5 Juta untuk Penyandang Disabilitas di Banjarnegara
BANJARNEGARA[BahteraJateng] – Bank Jateng Cabang Banjarnegara menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Dalam acara Panggung Apresiasi Disabilitas yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara pada 1 Desember 2024 di Alun-Alun Banjarnegara, Bank Jateng memberikan bantuan sebesar Rp39,5 juta untuk modal usaha dan 109 paket sembako.
Wakil Pemimpin Bank Jateng Cabang Banjarnegara, Nur Kholis, menyampaikan bahwa dukungan kepada penyandang disabilitas perlu berorientasi pada pemberdayaan agar mereka dapat mandiri dan inklusif.

“Para penyandang disabilitas ingin dipandang setara dan diberi kesempatan untuk berkarya, bukan sekadar menerima bantuan konsumtif,” ujar Nur Kholis.
Pj Bupati Banjarnegara, Muhammad Masrofi, mengapresiasi Bank Jateng dan pihak lain yang mendukung acara ini. Ia menegaskan pentingnya motivasi dan dukungan kepada penyandang disabilitas untuk meningkatkan semangat hidup.

“Pemkab Banjarnegara sendiri telah mengalokasikan berbagai bantuan, seperti 10 kursi roda adaptif anak, 100 paket sembako melalui APBD, dan bantuan dari Kementerian Sosial berupa 151 alat bantu serta 388 paket sembako,” ujar Masrofi.
Acara ini mengusung tema “Amplifying The Leadership of Person with Disabilities for an Inclusive and Sustainable Future”, yang berarti memperkuat kepemimpinan penyandang disabilitas untuk masa depan inklusif dan berkelanjutan.
Panggung Apresiasi Disabilitas menjadi momentum penting untuk memperjuangkan hak, meningkatkan kesadaran, dan memberikan peluang kepada penyandang disabilitas agar lebih berdaya dalam berbagai aspek kehidupan.
Bank Jateng menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial yang inklusif melalui dukungan nyata ini. Selain bantuan finansial, mereka mendorong pemberdayaan berkelanjutan yang diharapkan dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat dan pemerintah untuk terus mendukung inklusi sosial dan kemandirian penyandang disabilitas di Banjarnegara. Dengan kolaborasi semua pihak, harapan akan terciptanya masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi mereka dapat terwujud.(sun)

