DBM Bersama GGF Laksanakan Giat Monev Tengah Tahun
BLORA[BahteraJateng] — Yayasan Difabel Blora Mustika (DBM) bersama mitra Internasional, Global Greengrants Fund (GGF) melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) tengah tahun program penghijauan dan pemberdayaan komunitas dalam menghadapi perubahan iklim.
Kegiatan Monev sukses dilaksanakan di beberapa lokasi strategis Kabupaten Blora, meliputi Desa Cabak Kecamatan Jiken, Desa Giyanti Kecamatan Sambong, dan Kelurahan Ngelo Kecamatan Cepu pada Senin (12/1).

Hadir dalam kegiatan ini, perwakilan Dinas Sosial P3A, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4), Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Blora, serta Perum Perhutani.
Dalam sambutannya, Ketua DBM Muhammad Abdul Ghofur, menekankan bahwa program ini bukan sekadar aksi penghijauan, tetapi juga upaya merajut rasa kemanusiaan dan memperkuat kepercayaan diri teman-teman difabel.

“Meskipun stigma terhadap penyandang disabilitas masih tinggi, menjadi difabel merupakan tantangan sekaligus potensi yang bisa dijadikan kekuatan bila diberi ruang dan dukungan yang tepat,” ucap Ghofur.
Lebih lanjut, Ghofur menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam penguatan kolaborasi lintas sektor dan memberdayakan penyandang disabilitas dalam pembangunan berkelanjutan yang inklusif.
Kegiatan dilanjutkan diskusi lintas sektoral terkait dinamika lingkungan hidup serta pentingnya menjaga kelestarian alam, serta pemaparan masing-masing instansi terkait dukungan pada kegiatan tersebut.
Ditempat yang sama, Bapperida memberikan apresiasi atas keterlibatan komunitas dalam pembangunan inklusif, serta mengundang partisipasi aktifnya dalam Musrenbang KEREN yang akan digelar pada 25 Februari 2026 untuk menyuarakan aspirasi kelompok rentan termasuk penyandang disabilitas dalam penyusunan RKPD 2026.
“Kegiatan Monev ini tidak hanya menjadi wadah refleksi program, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk terus memperjuangkan lingkungan yang sehat dan pemberdayaan komunitas yang berkelanjutan di Kabupaten Blora,” pungkas Ghofur.(day)

