Pemkab Demak
Rapat Koordinasi Evaluasi Pengarusutamaan Gender (PUG) yang digelar di Aula Dinsos P2PA Demak, Selasa (9/12).(Dok Kominfo Demak)

Demak Genjot Kesetaraan Gender, Evaluasi PUG

DEMAK[BahteraJateng] – Pemerintah Kabupaten Demak menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan responsif gender melalui Rapat Koordinasi Evaluasi Pengarusutamaan Gender (PUG) yang digelar di Aula Dinsos P2PA pada Selasa (9/12).

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Demak sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pelaksanaan PUG di tingkat daerah.


Pengarusutamaan gender menjadi strategi penting dalam memastikan perempuan dan laki-laki memperoleh hak, akses, serta kesempatan yang setara dalam pembangunan.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Demak mendorong penyelarasan pemahaman antar-OPD agar implementasi PUG lebih terarah dan berkelanjutan.


Plt Kepala Dinas Sosial P2PA, Agus, menegaskan bahwa penyamaan konsep terkait PUG merupakan kebutuhan mendesak. Ia menilai PUG bukan sekadar pemenuhan administrasi daerah, tetapi bagian dari agenda nasional yang harus dijalankan secara konsisten.

“Penyamaan konsepsi sangat-sangat diperlukan. Ini bukan hanya kepentingan kita di daerah, tetapi sudah menjadi kepentingan nasional,” ujarnya. Agus menambahkan, koordinasi lintas-OPD perlu ditingkatkan, khususnya dalam penyusunan laporan evaluasi PUG yang menjadi dasar penilaian nasional.

Dalam kesempatan itu, Melati Diah Pamungkas, Analis Kebijakan Ahli Muda dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Tengah, memaparkan capaian Kabupaten Demak dalam Penganugerahan Parahita Ekapraya (PPE). Melati menjelaskan, Demak sempat meraih kategori Madya pada 2018 dan meningkat ke Utama pada 2020. Namun capaian tersebut menurun menjadi Nindya pada penilaian 2022.

“Untuk tahun 2024, kami berharap Demak dapat kembali meraih kategori Utama. Dukungan dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Pemkab Demak menargetkan peningkatan kualitas data, penguatan koordinasi, serta komitmen OPD dalam perencanaan, penganggaran, dan evaluasi berbasis gender guna mengejar perbaikan capaian PPE 2024.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *