Mararas Apuwara
Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Mararas Apuwara.(Dok. BahteraJateng/day)

Dewan Dorong Pemkot Semarang Hidupkan Plaza Simpang Lima Jadi Pusat Kuliner

SEMARANG[BahteraJateng] – DRPD Kota Semarang mendorong Pemkot Semarang untuk menghidupkan kembali Plaza Simpang Lima dengan menjadikannya pusat kuliner atau sentra UMKM.

Hal itu disampaikan anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Mararas Apuwara. Menurutnya aset milik Pemerintah Kota Semarang berupa Plaza Simpang Lima dinilai belum dimanfaatkan secara optimal. Sejumlah tenant terlihat tutup, sehingga kawasan tersebut dinilai kurang hidup.


“Kalau Plaza Simpang Lima menurut saya agar bisa maksimal dan tidak mangkrak, bisa dibuat pusat kuliner atau pusat UMKM,” ujar Mararas kepada BahteraJateng pada Senin (2/2).

Menurutnya, keberadaan pelaku UMKM dapat menciptakan ruang berkumpul bagi masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian. Ia menilai konsep tersebut pernah berhasil di masa lalu.


“Zaman saya kecil dulu itu tempat nongkrong generasi muda. Kalau konsepnya dibuat mirip, mungkin bisa hidup lagi,” katanya.

Selain itu, Mararas juga menyarankan agar Pemkot rutin menggelar berbagai kegiatan untuk menarik minat masyarakat, seperti bazar kuliner, pameran, hingga event musik.

Ia juga menyoroti masih adanya jabatan kosong di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Perdagangan.

Hal itu, menurut politisi Partai Golkar tersebut berpotensi menghambat kinerja OPD, terlebih dengan target pendapatan asli daerah (PAD) yang tinggi.

“Kalau kosong terus, jujur saja akan menghambat kerja OPD. Soal siapa yang mengisi, tentu menjadi kewenangan Wali Kota,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo, menyebut Dinas Perdagangan sebagai OPD strategis penyumbang PAD.

Tahun lalu, sektor retribusi yang dikelola Disdag menyumbang sekitar Rp22,7 miliar, sementara tahun ini target PAD dipatok hingga Rp100 miliar.

“Perlunya kepala dinas definitif agar kebijakan strategis dapat dijalankan secara optimal,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *